Adhyaksa FC memberikan sinyal kuat akan memilih Palangka Raya sebagai markas baru mereka untuk mengarungi kompetisi Super League musim depan.

Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, datang langsung ke Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, untuk mengecek kondisi lapangan.

>>> 5 Kunci Barcelona Juara LaLiga 2025/2026 secara Beruntun

Langkah ini merupakan bagian dari proses penjajakan dalam menentukan home base tim.

Rencana ini disambut antusias oleh masyarakat Kalimantan Tengah yang sudah lama tidak memiliki wakil di kompetisi elite nasional.

Kehadiran klub profesional diyakini bisa menggerakkan sektor lain, seperti pembinaan usia muda, ekonomi, dan sport tourism.

Komunikasi Sudah Dijalin Sejak Dua Tahun Lalu

Eko Setyawan mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah dimulai sejak dua tahun lalu.

Saat itu, Gubernur Kalimantan Tengah memaparkan potensi besar sepak bola di daerah tersebut, termasuk banyaknya talenta muda.

"Kami datang ke Palangka Raya untuk menindaklanjuti pembicaraan yang sudah berlangsung dua tahun lalu dengan Pak Gubernur terkait kerja sama pembangunan sepak bola di Kalimantan Tengah," ujar Eko.

Keberhasilan Adhyaksa FC naik kasta membuat rencana kolaborasi yang sempat tertunda kini menjadi lebih realistis. Manajemen klub ingin membangun kemitraan nyata untuk memajukan prestasi olahraga di daerah.

Program Elite Pro Academy untuk Pemain Muda

Selain memboyong skuad utama, Adhyaksa FC juga menyiapkan program pengembangan pemain muda terintegrasi melalui Elite Pro Academy. Program ini akan memayungi tiga kelompok umur: U-16, U-18, dan U-20.

Manajemen berkomitmen memberikan prioritas kepada putra daerah dalam program tersebut.

"Nantinya, anak-anak asli Kalimantan Tengah akan menjadi prioritas untuk mendapatkan kesempatan berkembang dan berkompetisi di level nasional," tegas Eko.