>>> Astra Honda Racing Team Targetkan Podium di ARRC 2026 Buriram

Sistem pembinaan terstruktur ini diharapkan menjadi jembatan bagi pesepak bola muda setempat untuk menembus level profesional tanpa harus merantau sejak usia dini.

Eko Setyawan juga menjelaskan bahwa klubnya dikelola dengan prinsip manajemen modern.

Hal itu terbukti dari keberhasilan tim menembus kompetisi tertinggi hanya dalam empat tahun sejak memulai dari kompetisi amatir.

"Kami datang dengan manajemen yang profesional.

Adhyaksa FC lahir dari kompetisi amatir dan berhasil menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia dalam waktu empat tahun.

Kami ingin melanjutkan semangat yang pernah dibangun Kalteng Putra ketika tampil di Liga 1," ungkapnya.

Dukungan penuh dari seluruh elemen di Kalimantan Tengah diharapkan, termasuk pemerintah, pelaku olahraga, suporter, dan masyarakat luas.

"Ini bukan hanya tentang sebuah klub, tetapi tentang masa depan sepak bola daerah," ujar Eko.

Klub juga memiliki misi menjadikan pertandingan sepak bola sebagai sarana rekreasi inklusif. Stadion diharapkan menjadi ruang interaksi sosial yang positif dan menghidupkan usaha mikro di sekitarnya.

"Saya berharap sepak bola bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, menjadi sarana wisata olahraga, dan tempat bersilaturahmi bersama teman maupun rekan kerja di stadion.

>>> UniLeague 2026 Kampanyekan Kesehatan Mental Lewat Mind Corner

Sepak bola harus menjadi milik semua masyarakat," tutup Eko.