Anak Buah Bahlil Ungkap 2 PLTU yang Jadi Pemicu Mati Lampu Pulau Jawa
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengidentifikasi dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.
Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menyebut PLTU Cilacap Unit 1 berkapasitas 300 MW dan PLTU Cilacap Unit 4 atau 3A berkapasitas 1.000 MW mengalami gangguan.
>>> Haru! Wanita Ini Tempuh 2 Jam ke RS Temui Ibu Sebelum Menikah
Gangguan pada kedua pembangkit itu memengaruhi keandalan sistem kelistrikan Jawa dan memicu pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.
Penyebab Gangguan
Tri menjelaskan gangguan lebih banyak berkaitan dengan faktor pemeliharaan atau maintenance. Kondisi itu menyebabkan sebagian kapasitas pembangkit keluar dari sistem.
Pemerintah terus memantau pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit, namun pelaksanaan kontrak dan penjadwalan pasokan menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan.
Tri mengatakan kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri (DMO) batu bara sebesar 191 juta ton, lebih tinggi dari kebutuhan PLN yang sekitar 152-154 juta ton per tahun.
Menurutnya, persoalan bukan semata ketersediaan batu bara nasional, melainkan juga pelaksanaan kontrak dan pengaturan pasokan oleh masing-masing pihak.
Respons Pemerintah dan PLN
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengungkap tiga persoalan: gangguan pembangkit, kebutuhan batu bara kalori menengah untuk blending, dan aspek pemeliharaan.
>>> Ramalan Zodiak 23 Juni: Aquarius Hentikan Perdebatan, Pisces Lebih Baik Diam
Pemerintah telah membantu PLN mencarikan pasokan batu bara kalori menengah dan meminta perusahaan memperkuat program pemeliharaan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sistem kelistrikan Jawa mulai membaik sejak akhir pekan lalu. Pemadaman bergilir berhasil diminimalisir.
Darmawan menyebut pasokan energi primer yang sesuai kebutuhan mulai kembali mengalir. Dua pembangkit besar mitra PLN yang terganggu juga dalam proses pemulihan.
Satu pembangkit besar telah berhasil diperbaiki dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu malam, mulai memasok listrik kembali.
PLN kini membenahi tata kelola rantai pasok energi primer dan memperkuat pengawasan terhadap pembangkit milik PLN maupun Independent Power Producer (IPP).
>>> Heboh di X: Ketua BEM UBK Diduga Terima Suap Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran
Darmawan menyatakan PLN berupaya all out 24 jam untuk memonitor dan meningkatkan keandalan sistem listrik Jawa.
Update Terbaru
Gagal Penalti dan Hattrick Lawan Austria, Messi Marah dan Bersyukur
Selasa / 23-06-2026, 11:03 WIB
Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Polisi Buru Pelaku
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Prabowo Terbang ke Bangkalan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Dua Anak di Prancis Tewas
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$78, Pasar Tunggu Arus Kapal Selat Hormuz Pulih
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Apakah Alergi Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasan Medisnya
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Program RISE di Makassar Diakui Global, Raih Penghargaan di AS
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, dari Jakarta Kota ke Stadion Cuma 10 Menit
Selasa / 23-06-2026, 11:00 WIB
Ciri-ciri Taufik Hidayat, Buron Kasus Penyiksaan Dibanderol Rp250 Juta
Selasa / 23-06-2026, 10:58 WIB
Babak I: Gerak Tipu Al Taamari Antar Yordania Ungguli Aljazair 1-0
Selasa / 23-06-2026, 10:58 WIB
Trump Sindir Starmer Usai PM Inggris Mundur
Selasa / 23-06-2026, 10:58 WIB
Glutathione dalam Skincare: Amankah untuk Ibu Hamil?
Selasa / 23-06-2026, 10:53 WIB
5 Zodiak yang Mampu Membuat Libra Jatuh Cinta Sepenuh Hati
Selasa / 23-06-2026, 10:53 WIB
Jokowi Siap Bawa Ijazah ke Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Selasa / 23-06-2026, 10:42 WIB






