Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Dua Anak di Prancis Tewas
Gelombang panas ekstrem melanda sejumlah negara di Eropa, termasuk Prancis dan Spanyol.
Di Prancis, dua anak ditemukan meninggal di dalam mobil yang terparkir di selatan Kota Carpentras pada Senin (22/6).
>>> Harga Minyak Naik ke US$78, Pasar Tunggu Arus Kapal Selat Hormuz Pulih
Pihak berwenang menduga kematian tersebut akibat gelombang panas yang melanda Prancis.
Petugas layanan darurat mengatakan kepada AFP bahwa anak-anak mengalami henti jantung setelah menerima panggilan sekitar pukul 13.20 waktu setempat.
Ibu dari anak-anak tersebut juga dirawat dan kemudian menjalani interogasi. Gelombang panas ini menyebabkan pembatalan acara luar ruangan, gangguan transportasi, penutupan sekolah, dan imbauan bekerja dari rumah.
Prancis menutup lebih dari 1.350 sekolah akibat panas ekstrem.
Badan Meteorologi Prancis, Meteo-France, mencatat suhu rata-rata siang dan malam mencapai 29,2 derajat Celsius pada Juni ini, memecahkan rekor sebelumnya.
>>> Apakah Alergi Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasan Medisnya
Meteo-France memperluas peringatan tertinggi ancaman gelombang panas ke lebih dari setengah departemen, memengaruhi sekitar 39 juta orang. Perdana Menteri Sebastien Lecornu dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat.
Gelombang Panas di Spanyol
Di Spanyol, suhu mencapai 40 derajat Celcius pada Senin.
Pemerintah kota mendirikan "tempat perlindungan iklim" di balai kota untuk tunawisma dan orang rentan, menyediakan air, makanan, dan fasilitas kebersihan.
Seorang tunawisma bernama Camilo mengatakan kondisi sangat berat bagi mereka yang tinggal di jalanan.
Jalan-jalan di pusat wisata Cordoba tampak sepi, dengan orang-orang melindungi diri menggunakan payung atau menikmati es krim.
>>> Program RISE di Makassar Diakui Global, Raih Penghargaan di AS
Seorang dokter asal Meksiko, Clarisa Arismendi, menggambarkan cuaca panas saat ini sangat buruk. Para ilmuwan memperingatkan gelombang panas akan semakin sering, lama, dan intens akibat pemanasan global.
Update Terbaru
5 HP Android yang Berhenti Dapat Update pada 2026
Selasa / 23-06-2026, 12:07 WIB
Libur Sekolah Makin Seru dengan Promo Schooliday di Trans Snow World
Selasa / 23-06-2026, 12:03 WIB
Inalum Tunjuk Kemal Sudiro sebagai Direktur SDM & Transformasi Bisnis
Selasa / 23-06-2026, 12:03 WIB
PM Belanda Minta Maaf ke Eks Serdadu KNIL Asal Maluku
Selasa / 23-06-2026, 12:03 WIB
Pemprov DKI Alokasikan Rp3,75 Triliun untuk Subsidi Transportasi Umum
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Messi Terlibat 52 Persen Gol Argentina di Piala Dunia
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Pemutihan Denda PKB Masih Berlaku di Jakarta, Jateng, dan Bengkulu
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Krisis RAM Global Makan Korban, Nothing Batal Rilis CMF Phone 2 Pro
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Adam Deni Rusak Ruko dan Bawa Air Softgun, Polisi Tes Urine
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi untuk 270 Ribu Lulusan SMA/SMK dan Korban PHK
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe, dan Haaland Dominan
Selasa / 23-06-2026, 12:00 WIB
Promo Staycation di Trans Luxury Surabaya Diperpanjang hingga Agustus 2026
Selasa / 23-06-2026, 11:58 WIB
Menkes Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan di Bandung
Selasa / 23-06-2026, 11:58 WIB
Prabowo Resmikan 1.151 Km Ruas Jalan Daerah di Seluruh Indonesia
Selasa / 23-06-2026, 11:58 WIB






