5 HP Android yang Berhenti Dapat Update pada 2026
Sejumlah ponsel Android dari berbagai merek akan kehilangan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan mulai tahun 2026. Hal ini berpotensi memengaruhi fungsionalitas dan keamanan data pengguna.
Setiap ponsel Android memiliki masa hidup terbatas dalam hal dukungan perangkat lunak. Ketika dukungan berakhir, perangkat tidak lagi menerima pembaruan keamanan sehingga lebih rentan terhadap celah siber.
>>> Libur Sekolah Makin Seru dengan Promo Schooliday di Trans Snow World
Daftar HP yang Tak Lagi Dapat Update
Berikut adalah lima HP Android yang dijadwalkan berhenti mendapat pembaruan pada 2026, berdasarkan laporan BGR.
1. Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro.
Diluncurkan pada 28 Oktober 2021 dengan Android 12, duo Pixel 6 hanya mendapat jaminan pembaruan 5 tahun. Android 17 menjadi pembaruan besar terakhir, dan dukungan berakhir Oktober 2026.
2. Motorola Moto G Stylus 5G (2023).
Ponsel kelas menengah ini dirilis Juni 2023 dengan Android 13. Motorola hanya memberikan satu kali pembaruan OS utama (Android 14) dan 3 tahun pembaruan keamanan.
Dukungan habis akhir Juni 2026.
3. OnePlus 10T.
Diluncurkan Agustus 2022 dengan Android 12, OnePlus 10T mendapat 3 kali pembaruan Android utama dan 4 tahun pembaruan keamanan.
>>> Inalum Tunjuk Kemal Sudiro sebagai Direktur SDM & Transformasi Bisnis
Seluruh dukungan berhenti pada Agustus 2026.
4. Sony Xperia 5 V.
Dirilis 2023 dengan Android 13, ponsel ini akan berakhir dukungannya pada 1 Agustus 2026.
Sony juga menghentikan dukungan untuk Xperia 1 V dan Xperia 10 V masing-masing pada Mei dan Juni 2026.
5. Motorola Edge (2023).
Rilis Oktober 2023 dengan Android 13, Motorola menjanjikan 2 tahun pembaruan OS dan 3 tahun pembaruan keamanan. Ponsel ini berhenti mendapat pembaruan pada akhir September 2026.
Dampak bagi Pengguna
Secara fungsional, kelima HP di atas tetap bisa digunakan untuk kebutuhan harian seperti menelepon, berkirim pesan, dan mengakses media sosial.
>>> PM Belanda Minta Maaf ke Eks Serdadu KNIL Asal Maluku
Namun, absennya security patches berkala akan melemahkan sistem pertahanan ponsel terhadap eksploitasi siber. Bagi pengguna yang memprioritaskan keamanan data, ini menjadi indikator untuk mulai mempertimbangkan perangkat baru.
Update Terbaru
RANS Entertainment Milik Raffi Ahmad Siap IPO, Target Dana Rp429 M
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Hasil Piala Dunia: Aljazair Bangkit, Yordania Tersingkir
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Pemprov DKI Bangun Rumah Pompa di Rawa Buaya untuk Atasi Banjir
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Taufik Hidayat, Tersangka Penyiksaan di Bandung, Ternyata Mantan Debt Collector
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Argentina Pastikan Juara Grup J Usai Aljazair Kalahkan Yordania
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Negosiasi Teknis AS-Iran Rampung di Swiss, Bentuk Empat Kelompok Kerja
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Uang Beredar RI Tembus Rp10.415,9 Triliun per Mei 2026
Selasa / 23-06-2026, 13:01 WIB
Klasemen Grup J Piala Dunia: Aljazair Ancam Austria
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Kunal Shah Resmi Jadi CEO Baru WhatsApp, Gantikan Will Cathcart
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Purbaya Buka Suara soal Kekebalan Pajak dan Pidana Investor Patriot Bond
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
A24 Dapat Suntikan Investasi Google untuk Kembangkan AI
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Masalah Asmara Picu Pelemparan Bom Molotov di Jakut, Korban Salah Sasaran
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Skyline Terbaik Dunia 2026: Shenzhen Kalahkan New York
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Kim Jong Un Genjot Militer Korut, Sebut Perang Nuklir di Depan Mata
Selasa / 23-06-2026, 12:58 WIB






