Kunal Shah Resmi Jadi CEO Baru WhatsApp, Gantikan Will Cathcart
Meta melakukan perombakan besar di jajaran pimpinan WhatsApp. Will Cathcart memutuskan mundur dari jabatannya sebagai kepala WhatsApp setelah memimpin selama tujuh tahun.
Posisi Cathcart akan digantikan oleh Kunal Shah, pendiri sekaligus CEO startup fintech asal India, CRED.
>>> Purbaya Buka Suara soal Kekebalan Pajak dan Pidana Investor Patriot Bond
"WhatsApp berada dalam posisi terkuat yang pernah ada - dan itu terasa seperti momen yang tepat untuk melangkah mundur," tulis Cathcart di media sosial X, Senin (22/6).
Meski tidak lagi memimpin WhatsApp, Cathcart dipastikan tetap berada di Meta. CEO Meta Mark Zuckerberg mengonfirmasi bahwa Cathcart akan mengemban peran baru untuk membangun produk-produk baru dari awal.
Siapa Kunal Shah?
Lahir di Ahmedabad dan besar di Mumbai, latar belakang akademis Shah tidak biasa untuk seorang bos teknologi.
Ia memilih mendalami pemikiran eksistensial dan logika di Wilson College dengan mengambil jurusan Filsafat.
Shah sempat menjajal bangku kuliah magister bisnis (MBA), namun jiwa wirausahanya membuat ia memutuskan drop out dan langsung terjun ke dunia bisnis.
Ia pertama kali dikenal luas pada 2010 saat mendirikan FreeCharge.
Platform ini lahir dari ide sederhana: mempermudah masyarakat mengisi ulang pulsa telepon dan tagihan utilitas sembari memberikan imbalan.
Ketika era ponsel pintar meledak di India, FreeCharge melesat menjadi salah satu merek internet paling populer.
Keberhasilan itu menarik perhatian Snapdeal, yang mencaplok FreeCharge pada 2015 senilai US$400 juta.
Menggurita lewat CRED
Usai melepas FreeCharge, Shah sempat aktif sebagai angel investor. Namun, panggilan untuk membangun bisnis sendiri kembali datang pada 2018 ketika ia mendirikan CRED.
Awalnya, CRED hanya platform eksklusif untuk memberikan penghargaan bagi pengguna yang membayar tagihan kartu kredit tepat waktu.
Update Terbaru
AMD Konfirmasi Driver Radeon 26.6.2 Bermasalah di Windows 10, GPU Bisa Muncul Tanda Seru Kuning
Selasa / 23-06-2026, 14:09 WIB
5 Fitur Windows 11 yang Akan Hadir dalam 30 Hari ke Depan
Selasa / 23-06-2026, 14:08 WIB
Kapolri: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa Wewenang Kejaksaan
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Argentina Juara Grup J, Berpotensi Jumpa Spanyol di 32 Besar
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Purbaya Siap Kaji Ulang Skema Layer Cukai Rokok Lokal Jika Diminta DPR
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Andi Gani Peringatkan 55 Ribu Buruh Terancam PHK Akibat Harga Gas Industri
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Ketua BEM FH UBK Minta Maaf di Tengah Polemik Dugaan Penerimaan Uang Usai Audiensi dengan Gibran
Selasa / 23-06-2026, 14:02 WIB
Insentif EV Dinilai Mampu Dongkrak Penjualan Mobil Listrik
Selasa / 23-06-2026, 14:01 WIB
Tak Ajukan Praperadilan, Roy Suryo dan Tifa Siap Bertarung di Pengadilan
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Honda Siapkan Teknologi Hybrid Sebelum BBM Naik
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Budaya Populer Ikut Langgengkan Stigma Negatif Janda, Waktunya Setop
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein di Kasus Rita Widyasari
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Momen Messi Rayakan Gol dengan Wartawan, Joaquin Bruno: Saya Masih Gemetar
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Hasil Deal AS-Iran di Swiss: Selat Hormuz Tetap Dikontrol Teheran
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB






