Krisis RAM Global Makan Korban, Nothing Batal Rilis CMF Phone 2 Pro
Nothing resmi membatalkan rencana peluncuran CMF Phone 2 Pro, ponsel murah terbaru dari sub-merek CMF. Keputusan ini diambil akibat lonjakan harga RAM global yang membuat biaya produksi membengkak.
Akis Evangelidis, salah satu pendiri Nothing, mengumumkan pembatalan tersebut melalui akun X pada Jumat (19/6).
>>> Adam Deni Rusak Ruko dan Bawa Air Softgun, Polisi Tes Urine
Ia menjelaskan bahwa perusahaan sebenarnya sedang menggarap penerus CMF Phone 2 Pro, namun harga memori yang tinggi membuat mereka tidak mampu menghadirkan ponsel dengan harga yang masuk akal.
"Kami lebih memilih untuk jujur mengenai hal itu daripada merilis sesuatu yang tidak kami banggakan," tulis Evangelidis.
Dampak Kenaikan Harga RAM
Jika CMF Phone 2 Pro tetap diluncurkan saat ini, harganya diperkirakan 50 persen lebih mahal dari target awal.
Sebagai perbandingan, CMF Phone 1 dirilis pada 2024 dengan harga US$200 (sekitar Rp3,57 juta).
Kenaikan harga RAM juga berdampak pada industri secara luas.
Perusahaan riset TrendForce memprediksi konsumen akan membayar 10 persen lebih mahal untuk smartphone pada 2026 akibat tingginya harga memori.
>>> Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi untuk 270 Ribu Lulusan SMA/SMK dan Korban PHK
Sebelumnya, CEO Nothing Carl Pei telah memperingatkan konsumen untuk membeli ponsel lebih awal guna menghindari kenaikan harga. Ia juga mengindikasikan bahwa kelangkaan RAM akan memengaruhi penawaran produk Nothing.
Krisis Chip Diprediksi hingga 2030
Krisis pasokan DRAM diperkirakan tidak akan berakhir dalam waktu dekat.
Chairman SK Hynix Chey Tae Won menyatakan bahwa kelangkaan ini bisa berlangsung hingga 2030, lebih lama dari perkiraan awal yang hanya dua tahun.
"Kami membutuhkan waktu untuk meningkatkan produksi wafer, setidaknya empat hingga lima tahun. Kekurangan pasokan saat ini diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2030," kata Chey, melansir PCMag.
Meski membatalkan CMF Phone 2 Pro, Nothing berencana meluncurkan produk baru lainnya dalam waktu dekat. "Kami akan meluncurkan beberapa produk baru, serta beberapa kategori yang benar-benar baru.
>>> Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe, dan Haaland Dominan
Informasi lebih lanjut akan segera kami bagikan!" tulis Evangelidis.
Update Terbaru
RANS Entertainment Milik Raffi Ahmad Siap IPO, Target Dana Rp429 M
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Hasil Piala Dunia: Aljazair Bangkit, Yordania Tersingkir
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Pemprov DKI Bangun Rumah Pompa di Rawa Buaya untuk Atasi Banjir
Selasa / 23-06-2026, 13:07 WIB
Taufik Hidayat, Tersangka Penyiksaan di Bandung, Ternyata Mantan Debt Collector
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Argentina Pastikan Juara Grup J Usai Aljazair Kalahkan Yordania
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Negosiasi Teknis AS-Iran Rampung di Swiss, Bentuk Empat Kelompok Kerja
Selasa / 23-06-2026, 13:03 WIB
Uang Beredar RI Tembus Rp10.415,9 Triliun per Mei 2026
Selasa / 23-06-2026, 13:01 WIB
Klasemen Grup J Piala Dunia: Aljazair Ancam Austria
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Kunal Shah Resmi Jadi CEO Baru WhatsApp, Gantikan Will Cathcart
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Purbaya Buka Suara soal Kekebalan Pajak dan Pidana Investor Patriot Bond
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
A24 Dapat Suntikan Investasi Google untuk Kembangkan AI
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Masalah Asmara Picu Pelemparan Bom Molotov di Jakut, Korban Salah Sasaran
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Skyline Terbaik Dunia 2026: Shenzhen Kalahkan New York
Selasa / 23-06-2026, 13:00 WIB
Kim Jong Un Genjot Militer Korut, Sebut Perang Nuklir di Depan Mata
Selasa / 23-06-2026, 12:58 WIB






