Nothing secara resmi membatalkan rencana peluncuran ponsel pintar penerus lini CMF Phone pada tahun ini. Keputusan ini diambil karena lonjakan harga komponen memori di pasar global.

Kenaikan harga modul RAM dinilai mengganggu keberlanjutan perangkat kelas anggaran milik sub-merek Nothing tersebut. Akibatnya, kelanjutan lini CMF Phone terhenti sementara sepanjang tahun ini.

in1

>>> Cara Melacak iPhone yang Mati Total Lewat Find My dan iCloud

Pendiri Nothing, Akis Evangelidis, mengonfirmasi kabar ini melalui akun media sosial X.

Ia menjelaskan bahwa dengan harga memori saat ini, perusahaan tidak dapat membuat ponsel yang terasa seperti langkah maju dengan harga yang masuk akal.

Evangelidis memaparkan bahwa memproduksi gawai dengan spesifikasi setara CMF Phone 2 Pro akan memakan biaya sekitar 50 persen lebih mahal.

"Akibatnya, kami memutuskan untuk tidak meluncurkan ponsel CMF baru tahun ini," ungkapnya.

>>> Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi Syariah Global

Kondisi pasar yang tidak stabil juga menyebabkan pasokan CMF Phone 2 Pro habis di gerai penjualan dalam waktu lama.

Informasi mengenai beban biaya manufaktur ini muncul setelah pemaparan CEO Nothing, Carl Pei.

Carl Pei menekankan bahwa RAM kini menjadi komponen termahal dalam perakitan ponsel pintar, melampaui harga chipset utama maupun panel layar.

>>> Prediksi Norwegia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Haaland Jadi Kunci

Kebutuhan finansial untuk pengadaan modul memori dapat menyerap lebih dari 50 persen total tagihan perangkat keras.