Pemadaman listrik bergilir terjadi di Pulau Jawa pada Sabtu (20/6/2026) akibat gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik swasta.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa dua pembangkit independent power producer (IPP) tersebut terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.

in1

>>> InJourney Airports Revitalisasi Bandara Minangkabau Rp693 Miliar

Masalah ini diperparah oleh kendala pasokan batu bara berkalori menengah yang dibutuhkan untuk operasional PLTU.

Langkah Percepatan Penanganan

PLN mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beserta jajaran Ditjen Ketenagalistrikan dan Ditjen Minerba.

PLN juga berkoordinasi dengan Ditjen Minerba untuk menandatangani kontrak dengan pemasok batu bara yang memiliki penugasan pemerintah.

>>> R eborn Rookie Episode 9-10 Sub Indo serta Spoiler dan Link bukan LK21 tapi di KST: Kang Jae Kyung Berusaha Membalas

Darmawan menyatakan bahwa proses penyaluran medium range coal mulai mengalir ke PLTU di seluruh Pulau Jawa, baik milik PLN maupun mitra IPP.

Seluruh tim teknis PLN terus bersiaga untuk mengatasi kendala operasional dan mengembalikan sistem kelistrikan ke kondisi normal.

>>> Teleskop James Webb Ungkap Atmosfer Planet Pink GJ504b Diselimuti Awan Garam

PLN menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman bergilir yang terjadi dan berkomitmen bekerja siang malam agar gangguan segera terselesaikan.