Rumah di Pennsylvania Dipenuhi Ratusan Merpati, Kondisinya Memprihatinkan
Sebuah rumah di Pennsylvania, Amerika Serikat, menjadi viral setelah ditemukan dipenuhi ratusan merpati yang tidak terawat.
Pocono Wildlife Rehabilitation and Education Center menerima laporan dari pengawas hewan di Wilkes-Barre.
>>> Gek Diah Bali Buka Suara soal Video Viral, Kolom Komentar Instagram Ditutup
Tim penyelamat kemudian mendatangi lokasi dan menemukan sekitar 170 hingga 200 ekor merpati hidup dalam kondisi sanitasi sangat buruk.
Banyak burung mengalami luka fisik, malnutrisi parah, serta tubuh yang digerogoti kutu dan tungau.
Interior rumah juga dikuasai kawanan merpati, dengan kotoran dan bulu berserakan di furnitur dan karpet.
Ruangan remang-remang dipenuhi perabotan usang seperti kursi beludru marun yang rusak dan tirai merah muda. Rumah tersebut dinilai tidak layak huni bagi manusia.
Melalui Facebook, pihak organisasi membagikan kondisi memprihatinkan tersebut.
"Foto-foto yang kami bagikan hanya mampu menggambarkan sebagian kecil dari cerita pilu yang sebenarnya terjadi," tulis perwakilan Pocono Wildlife.
Burung yang dievakuasi langsung dibawa ke pusat rehabilitasi untuk penanganan medis darurat. Setiap merpati menjalani evaluasi dokter hewan, pemberian obat, dan perawatan intensif untuk membasmi parasit.
>>> Mantan Istri Taufik Hidayat Ungkap Pernikahan Hanya Bertahan Dua Pekan Saat Sedang Hamil
Operasi penyelamatan ini membawa beban finansial berat bagi lembaga nirlaba tersebut.
Insiden terjadi bersamaan dengan musim berkembang biak satwa liar, di mana gelombang hewan muda yang membutuhkan perawatan biasanya melonjak.
"Proses ini membutuhkan biaya yang sangat signifikan, dan ironisnya, ini datang di waktu terburuk, tepat saat musim bayi satwa liar mulai meningkat pesat," tambah pihak lembaga.
Pocono Wildlife menegaskan bahwa misi kemanusiaan mereka tidak mengenal kasta hewan. Mereka mengantisipasi sinisme dari sebagian kalangan yang meremehkan aksi penyelamatan ini.
"Kami tahu pasti akan muncul komentar seperti, 'Ah, mereka kan cuma merpati.'
Namun, menyelamatkan satwa liar bukanlah tentang hanya menolong hewan yang berbulu halus atau tampak megah saja," tegas perwakilan lembaga.
Pusat rehabilitasi menyatakan bahwa fondasi gerakan mereka adalah rasa kasih sayang yang adil terhadap semua makhluk. Mereka menggalang dukungan dana dan fasilitas demi kesembuhan ratusan merpati tersebut.
>>> 80 Nama Bayi Perempuan Bermakna Rezeki, Islami dan Cantik
"Bantuan sekecil apa pun akan memberikan perbedaan besar bagi kelangsungan hidup mereka," tutup lembaga tersebut.
Update Terbaru
Airbus Inspeksi 16 Pesawat A380 usai Retakan Ditemukan di Sayap
Rabu / 24-06-2026, 19:49 WIB
7 Ciri Pasangan Posesif yang Sering Dianggap Tanda Sayang
Rabu / 24-06-2026, 19:49 WIB
Kemensos dan TNI Godok Skema Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
Rabu / 24-06-2026, 19:49 WIB
Dokter Tifa Batalkan Praperadilan Usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan
Rabu / 24-06-2026, 19:44 WIB
Tito Karnavian: Program Bedah Rumah Bukti Kepedulian Prabowo pada Rakyat Kecil
Rabu / 24-06-2026, 19:44 WIB
Mendagri Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo
Rabu / 24-06-2026, 19:44 WIB
BNPB: 1.349 Gempa Susulan dan 2.533 Rumah Rusak Pascagempa Sulteng
Rabu / 24-06-2026, 19:43 WIB
Satgas PASTI OJK Tutup Universal Peak dan BAFI Group Indonesia
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
Madonna, Charli XCX, dan Connor Storrie Nongkrong Sambil Merokok di Paris Fashion Week
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
Adhyaksa FC Resmi Berkandang di Kalimantan Tengah untuk Super League
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
Iran: MoU Setop Perang dengan AS adalah Deklarasi Kekalahan Amerika
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
PPATK Ungkap 5 Kecamatan di Jabodetabek dengan Pemain Judol Terbanyak
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
Peserta Latihan Dasar Militer Kampung Nelayan di Jakarta Meninggal
Rabu / 24-06-2026, 19:42 WIB
JPMorgan Chase Pecat Eksekutif Senior yang Curi Tempat Sampah saat Parade Knicks
Rabu / 24-06-2026, 19:40 WIB






