Seorang pengemudi Tesla di Pennsylvania melaporkan bahwa mobilnya tiba-tiba melaju sendiri dan menabrak pilar di luar pusat perbelanjaan Tanger Outlets di Hershey.

Kecelakaan terjadi pada 21 Juni 2026, melibatkan Tesla 2026 yang dikemudikan oleh Sharada Naganur dari Princeton, New Jersey.

in1

>>> Ferrari Conciso: Mobil Unik Berbobot Lebih Ringan dari Miata Dilelang

Menurut laporan polisi yang diperoleh PennLive, Naganur mengatakan kepada petugas bahwa Tesla sedang diparkir atau dalam proses parkir di dekat median rumput ketika tiba-tiba melompati trotoar dan mulai bergerak sendiri.

Ia mengaku tidak memiliki kendali atas kendaraan saat mobil berbelok ke kanan dan melaju di sepanjang median menuju toko-toko.

Sebelum mencapai deretan toko, Tesla dilaporkan menabrak pohon kecil dan tiga kendaraan yang diparkir.

Polisi mengatakan kendaraan itu melaju langsung menuju toko Oakley sebelum Naganur berhasil membelokkan setir ke kiri, sehingga Tesla menabrak pilar penyangga di luar toko Victoria's Secret.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi adalah satu-satunya penumpang dan tidak mengalami cedera.

>>> Startup AS Rilis Pickup Murah Rp340 Juta, Terinspirasi Kei Car Jepang

Belum jelas apakah sistem bantuan pengemudi Tesla, seperti Autopilot atau Full Self-Driving, aktif saat kecelakaan terjadi.

Klaim pengemudi bahwa mobil melaju sendiri muncul tak lama setelah kecelakaan Tesla lain di Texas, di mana sebuah Model 3 yang diduga menggunakan Autopilot menabrak rumah seorang wanita dan menewaskannya.

Dalam insiden Texas tersebut, CEO Tesla Elon Musk dan kepala AI perusahaan mengatakan data menunjukkan pengemudi menginjak pedal gas sepenuhnya selama kejadian, menabrak rumah dengan kecepatan 73 mph (117 km/jam) dan masih menekan gas setelah benturan.

Klaim serupa sering muncul sebelum penyelidik memiliki akses ke data kendaraan atau telemetri. Media sosial langsung dipenuhi tuduhan bahwa Autopilot bertanggung jawab, namun data seringkali menunjukkan cerita berbeda.

>>> Presiden Baru Mitsubishi Ingin Lancer Evo Kembali, Tapi Belum Ada Rencana

Polisi mengatakan tidak ada bukti bahwa obat-obatan atau alkohol berperan dalam kecelakaan Pennsylvania. Investigasi masih berlangsung untuk menentukan apakah sistem bantuan pengemudi terlibat.