Tim Nasional Iran meninggalkan pesan penuh makna di ruang ganti Stadion SoFi Stadium, Los Angeles, setelah menjalani laga kedua fase grup Piala Dunia 2026.

Pesan tersebut ditulis tangan dan dirilis oleh federasi sepak bola Iran, Minggu (22/6/2026), usai pertandingan imbang 0-0 melawan Belgia.

in1

>>> Trump Ultimatum Iran: Izinkan Inspeksi IAEA atau Negosiasi Dihentikan

Dalam pesan itu, Iran menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Los Angeles atas sambutan hangat yang mereka terima selama berada di Amerika Serikat.

"Dari Persia kuno ribuan tahun lalu hingga Iran modern saat ini, semangat Iran tetap hidup dan teguh. Terima kasih Los Angeles atas keramahan Anda.

Kami datang ke Los Angeles dengan kebanggaan, bertanding dengan kehormatan dan pergi dengan martabat," demikian bunyi pesan tersebut.

Timnas Iran juga berterima kasih kepada para pendukung yang telah memberikan "hati, suara dan jiwa" selama dua pertandingan di Los Angeles.

Pesan itu ditutup dengan seruan perdamaian, saling menghormati, dan persahabatan antarbangsa.

Perjalanan Penuh Tantangan

Perjalanan Iran di Piala Dunia kali ini tidak mudah. Skuad berjuluk Team Melli tidak bermarkas di Amerika Serikat seperti peserta lain, melainkan menetap di Tijuana, Meksiko.

>>> I'm Back! Cristiano Ronaldo Cetak Brace dan Sindir Kritikus

Mereka harus bolak-balik ke AS setiap kali bertanding karena sejumlah pembatasan terkait izin tinggal. Bahkan, beberapa staf dan ofisial Iran dilaporkan dilarang memasuki AS.

Pemerintah AS sebelumnya menyatakan pengaturan perjalanan Iran akan terus dievaluasi, sementara pembicaraan soal pelonggaran pembatasan masih berlangsung.

Pelatih Amir Ghalenoei berulang kali mengkritik kondisi tersebut. Menurutnya, timnya menghadapi tantangan yang tidak dialami peserta lain.

Iran sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka Grup G di SoFi Stadium.

Selanjutnya, mereka akan menghadapi laga penentuan melawan Mesir di Seattle untuk memperebutkan tiket ke babak gugur.

>>> Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace

Di tengah situasi geopolitik dan berbagai pembatasan, pesan yang ditinggalkan Iran di ruang ganti menjadi simbol bahwa sepak bola tetap bisa menjadi ruang untuk menyampaikan nilai perdamaian, kehormatan, dan persahabatan antarbangsa.