Mulai 5 Juni 2026, pengemudi di Pennsylvania dapat langsung ditilang hanya karena memegang ponsel saat berkendara, bahkan jika ponsel dalam keadaan mati.

Undang-undang hands-free yang dikenal sebagai "Paul Miller's Law" ini mulai berlaku sejak Juni 2025, namun selama setahun pertama hanya diberikan peringatan tertulis.

>>> VW Golf Produksi Meksiko Buka Peluang Kembalinya Varian Dasar ke AS

Kini, pelanggar akan langsung dikenakan denda.

Pelanggaran pertama dikenakan denda $50, ditambah biaya pengadilan dan biaya lainnya. Polisi dapat menghentikan kendaraan semata-mata karena pengemudi memegang ponsel.

Cakupan Hukum dan Pengecualian

Undang-undang ini melarang pengemudi memegang "perangkat mobile interaktif" seperti ponsel pintar, tablet, dan komputer portabel.

Definisi "berkendara" juga sangat luas, termasuk saat berhenti di lampu merah, macet, atau menunggu di perlintasan kereta.

Namun, pengemudi tetap boleh menggunakan perangkat jika telah menepi dengan aman dan berhenti total. Pengecualian juga diberikan untuk komunikasi darurat dengan polisi atau layanan darurat.

Hukum ini lebih ketat dibandingkan larangan SMS sebelumnya yang hanya melarang membaca, menulis, atau mengirim pesan teks saat kendaraan bergerak.

Celah dan Kontroversi

Meski bertujuan mengurangi gangguan, undang-undang ini lebih fokus pada memegang perangkat secara fisik daripada gangguan itu sendiri.

>>> Kit Supercharger Roush untuk Mustang GT Hasilkan 810 HP, Kalahkan Dark Horse SC

Pengemudi tetap boleh memasang ponsel di dashboard dan berinteraksi melalui perintah suara.

Layar infotainment besar yang terintegrasi di kendaraan juga tetap legal, meskipun secara statistik sama mengganggunya dengan ponsel genggam.

Penggunaan smartwatch atau sistem hands-free juga tidak dilarang.

Penegakan hukum juga menjadi tantangan.

Melihat ponsel yang tergeletak di tempat minum mungkin ilegal jika harus meraihnya, namun melirik layar tablet di dashboard diperbolehkan.

Hukum ini pada dasarnya tidak melarang gangguan secara keseluruhan, melainkan hanya satu bentuk gangguan yang mudah terlihat oleh polisi dari luar kendaraan.

Jika gangguan berkendara menyebabkan kecelakaan fatal, hukumannya bisa lebih berat.

>>> Lamborghini dan Xerjoff Rilis Tiga Parfum Mewah, Termahal Rp10 Jutaan

Pengemudi yang terbukti bersalah atas pembunuhan akibat kendaraan saat terganggu dapat menghadapi tambahan hukuman penjara hingga lima tahun.