Maxim Indonesia mengumumkan bahwa rata-rata pendapatan mitra pengemudi mereka meningkat hampir 5 persen setelah penerapan komisi 8 persen pada layanan Maxim Bike.

Kebijakan ini mulai diterapkan pada awal Juli 2026.

>>> Angkot Depok Bertenaga Listrik, Pakai Wuling Mitra EV

Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menyatakan bahwa peningkatan tersebut merupakan hasil pemantauan selama dua minggu pertama kebijakan berjalan.

Menurutnya, kenaikan pendapatan berasal dari pengalokasian kembali anggaran perusahaan yang difokuskan untuk mendukung kesejahteraan mitra pengemudi.

Meski demikian, Dirhamsyah menegaskan bahwa perusahaan masih perlu mengevaluasi dampak jangka panjang dari kebijakan ini. Ia juga menyoroti potensi pengaruh pengalihan anggaran terhadap aspek operasional perusahaan.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada pengembangan layanan, permintaan pelanggan, hingga peluang pendapatan mitra di masa mendatang.

Oleh karena itu, Maxim memprioritaskan stabilitas di seluruh lini bisnis, terutama layanan transportasi penumpang.

>>> Bintang 'Alaskan Bush People' Bear Brown Dapatkan Perintah Perlindungan dari Pria yang Cari Matt

“Kami juga mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh serta pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan seluruh pihak,” ujar Dirhamsyah dalam keterangan tertulis.

Selain penyesuaian komisi, Maxim tetap memberikan subsidi dan insentif kepada mitra pengemudi.

Perusahaan berharap kebijakan ini dapat menjaga pertumbuhan industri transportasi online dan membuka peluang pendapatan bagi jutaan masyarakat.

Namun, Maxim menilai masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan mengenai dampak keseluruhan dari kebijakan komisi 8 persen.

>>> Brandi Glanville Akui Pernah Pakai Kokain, Anak-anaknya Terlalu 'Membosankan'

Ke depannya, perusahaan akan terus melakukan evaluasi terhadap implementasi kebijakan, termasuk pengaruhnya terhadap pendapatan mitra, operasional perusahaan, dan kualitas layanan pelanggan.