TSMC Mau Naikkan Harga Chip, HP dan Laptop Bisa Makin Mahal
Harga gadget diprediksi terus naik hingga 2027.
Bukan hanya karena krisis chip, TSMC dilaporkan akan menaikkan tarif manufaktur chip hingga 10 persen mulai awal 2027.
>>> Komdigi Targetkan Lelang Frekuensi 900 MHz Akhir 2026
Menurut laporan Nikkei Asia yang dikutip Reuters, kenaikan berkisar 5-10 persen tergantung jenis chip dan pelanggan. Negosiasi harga berlangsung sejak Juni dan rampung pada Juli 2026.
Kenaikan ini berlaku untuk berbagai teknologi fabrikasi, termasuk node 12nm, 16nm, dan 28nm yang naik hingga 10 persen.
Dampaknya tidak hanya pada chipset flagship, tetapi juga komponen tablet, laptop, smartwatch, kendaraan, perangkat jaringan, hingga elektronik rumah tangga.
Alasan TSMC Naikkan Harga
TSMC mengambil langkah ini untuk mengimbangi kenaikan biaya bahan baku dan peralatan manufaktur. Pembangunan fasilitas produksi baru di luar Taiwan, terutama di AS, turut meningkatkan biaya operasional.
>>> SELAMAT! Nathalie Holscher dan Arief Fadli Resmi Menikah pada Rabu, 22 Juli 2026
Investasi TSMC di AS mencapai total USD265 miliar atau sekitar Rp4.744,5 triliun untuk membangun pabrik chip dan fasilitas pengemasan canggih.
Kenaikan harga TSMC berpotensi memberi tekanan pada pelanggan seperti Apple, Nvidia, Qualcomm, AMD, dan Intel. Produsen chip bisa menyerap kenaikan dengan mengurangi margin atau meneruskannya ke produsen perangkat.
Jika opsi kedua dipilih, harga smartphone, tablet, laptop, kartu grafis, dan perangkat lain bisa ikut naik. Dampaknya kemungkinan baru terasa beberapa bulan setelah kebijakan berlaku pada awal 2027.
Kenaikan biaya produksi juga mendorong perusahaan mencari alternatif selain TSMC. Apple kabarnya menjajaki kerja sama dengan Intel dan Samsung.
Qualcomm juga disebut mempertimbangkan kembali fasilitas produksi Samsung.
Update Terbaru
KPK Susun Konstruksi Pasal Pencucian Uang Kasus Imigrasi Silmy Karim
Rabu / 22-07-2026, 12:15 WIB
Nanik Mundur dari BGN karena Sakit, Jabatan Komisaris Pertamina Dipertahankan
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Pendapatan Adhi Karya Turun 18,37% di Semester I, Laba Bersih Naik
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
BEI Pantau Keras Saham JELI Akibat Anjlok Parah
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
45 Hari di BGN, Nanik Mundur: MBG Harus Dievaluasi Total
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Charlize Theron Akui Salah Fokus karena Terus Menatap Tubuh Matt Damon di The Odyssey
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
57% Warga Indonesia Simpan Data KTP di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
Penjualan LCGC Anjlok 18,4% di Semester I 2026, Tergerus Mobil Listrik Murah
Rabu / 22-07-2026, 12:14 WIB
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Ini Tujuannya
Rabu / 22-07-2026, 12:11 WIB
Vivo X300E Resmi Pre-Order, Baterai 7.200 mAh dan Kamera Zeiss Jadi Andalan
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Samsung Luncurkan Bespoke AI Refrigerator untuk Dukung Manajemen Dapur di Musim Sekolah
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspada Bisa Jadi Gejala GERD
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu Hadiri Sidang Mediasi Hak Asuh Anak
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB
Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Ini Manfaatnya
Rabu / 22-07-2026, 12:10 WIB







