Mulyati, istri penjaga kos tempat Taufik Hidayat tinggal, memberikan kesaksian mengenai siasat licik pelaku dalam menyembunyikan aksi penyiksaan terhadap pacarnya, YTR (29), selama hampir tiga tahun.

Pintu kamar kos di kawasan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung itu selalu tertutup rapat. Warga beberapa kali mendengar suara benturan keras dari dalam, namun tidak ada yang curiga.

in1

>>> Besaran Bantuan KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026 dan Manfaat yang Diterima

Menurut Mulyati, korban nyaris tidak pernah terlihat keluar. Taufik lebih sering beraktivitas seorang diri dan selalu mengunci kamar saat pergi.

"Pelaku suka ke luar kosan untuk beli nasi atau keluar sebentar juga selalu dikunci. Takut ada orang atau feeling siapa-siapa masuk ke kosan," ujar Mulyati, Selasa (23/6).

Taufik selalu punya alasan saat ditanya soal kondisi YTR. Ia mengaku korban mengalami gangguan penglihatan dan membutuhkan operasi mata.

"Iya dia suka bahas pasangannya. Dia bilang sakit matanya mau operasi di RS.

Cuma harus pakai BPJS dan harus ada uang Rp10 juta. Katanya istrinya itu kondisi matanya minus 17," kata Mulyati.

Meski tidak pernah mendengar jeritan, Mulyati sering mendengar suara benturan keras dari balik tembok. "Suara pukulan atau tendangan ke tembok sering kedengaran," ucapnya.

Setiap kali ditanya, Taufik selalu memberikan jawaban yang membuat situasi terlihat normal. "Tapi ibu datangi gak ada apa-apa," ujar Mulyati.

>>> Cara Download Aplikasi Dapodik 2026.c dan Panduan Update Terbaru

Selama tinggal di kos, Taufik mengaku bekerja sebagai debt collector dan berasal dari Nagreg, Kabupaten Bandung. Ia dikenal memiliki temperamen mudah meledak dan pernah menunjukkan perilaku agresif.

Momen terakhir yang diingat Mulyati adalah ketika korban dibawa ke rumah sakit pada awal Juni lalu. Kondisi korban sudah sangat memprihatinkan hingga harus dipapah keluar kamar.

"Kan pas mau ke rumah sakit minjem kerudung ke ibu. Didandanin lama.

Grab nunggu lama. Grab mobil tanggal 9 Juni.

Terus dibopong oleh pelaku. Muka tutupi si cewek," katanya.

Pelaku naik motor mengikuti mobil Grab dari belakang. "Enggak usah Ipey (panggilan Taufik) aja di motor.

>>> Cara Mendapatkan Kode QR KK Digital Secara Online Lewat Aplikasi IKD

Enggak tahu dia nggak mau berdampingan atau gimana," ujar Mulyati.