Eks Dosen ITB Soroti Kejanggalan Kasus Rp20 Juta Ketua BEM UBK
Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti kejanggalan dalam kasus yang melibatkan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), M.
Abdimaludin.
>>> KPK Temukan Celah Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, Klaim hingga Data Peserta Rawan
Abdimaludin mengaku menerima uang Rp20 juta dari oknum aparat kepolisian terkait perubahan lokasi demonstrasi mahasiswa.
Ardianto menilai janggal permintaan oknum agar aksi mahasiswa dipindahkan dari Istana Kepresidenan ke DPR RI.
Faktanya, para mahasiswa justru bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
"Jadi yang ngasih itu dari pihak kepolisian? Terus permintaannya.
Mindahin aksi dari istana ke depan DPR? Lah tapi mereka ke istana ketemu Gibran?
Jangan-jangan... ," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (4/6).
Kronologi Kasus
Sebelumnya, UBK resmi menonaktifkan Abdimaludin setelah ia mengakui menerima uang Rp20 juta.
Keputusan itu disampaikan Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, dalam konferensi pers di kampus UBK, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).
"Dalam kasus ini kami sudah memanggil Ketua BEM Fakultas Hukum, Saudara Abdi.
Dia sudah membuat pengakuan secara resmi kepada pihak universitas bahwa dirinya menerima uang sebesar Rp 20 juta," ujar Daniel, dikutip Rabu (24/6).
"Hari ini, sesuai dengan pernyataan Ibu Rektor, kami sudah menonaktifkan yang bersangkutan.
Sehingga yang bersangkutan tidak lagi dapat mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua BEM sampai proses investigasi ini selesai," jelasnya.
Daniel menjelaskan, uang tersebut diterima Abdi dari seorang alumni Fakultas Hukum UBK yang mendapatkannya melalui oknum aparat kepolisian.
Dana itu diberikan dengan catatan agar mahasiswa memindahkan titik aksi dari Istana Kepresidenan ke DPR RI.
Update Terbaru
Ribuan Sekolah Tutup Kelas Akibat Gelombang Panas Ekstrem
Rabu / 24-06-2026, 13:14 WIB
Dana Cicil DANA Belum Muncul? Ini Cara Mengaktifkannya
Rabu / 24-06-2026, 13:14 WIB
Kemenperin Bantah Isu Relokasi Dua Pabrik Komponen Otomotif ke Vietnam
Rabu / 24-06-2026, 13:14 WIB
Jaksa Semprot Nadiem Makarim yang Terus Bawa-bawa Jokowi di Kasus Chromebook
Rabu / 24-06-2026, 13:14 WIB
Jadwal KRL Jogja–Solo 24-25 Juni 2026: Rute Tugu Yogyakarta hingga Palur Lengkap
Rabu / 24-06-2026, 13:10 WIB
Prabowo Bongkar Dugaan Aktor di Balik Demo, Singgung Massa Dibayar Rp200 Ribu
Rabu / 24-06-2026, 13:10 WIB
Kronologi Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pendidikan Militer, Diduga Alami Lonjakan Gula Darah
Rabu / 24-06-2026, 13:10 WIB
Sayembara Rp 250 Juta Jadi Sorotan, Dedi Mulyadi Akan Temui Kapolda Jabar
Rabu / 24-06-2026, 13:09 WIB
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
Rabu / 24-06-2026, 13:07 WIB
Kompetisi Orang Paling Menderita: Kisah Asca yang Tak Cukup Menderita
Rabu / 24-06-2026, 13:07 WIB
Baca Spoiler Nano Machine Chapter 319 Bahasa Indonesia, Konflik Memanas!
Rabu / 24-06-2026, 13:00 WIB
Baca Spoiler Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia, Lanjutan Setelah Chapter 317
Rabu / 24-06-2026, 13:00 WIB
Mantan Member NCT Mark Minta Maaf Pakai Kaos Bendera Konfederasi
Rabu / 24-06-2026, 12:54 WIB






