Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dugaan adanya aktor di balik maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah. Ia mengaku mengetahui pihak yang membiayai aksi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan ke-XVII di Gorontalo. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung praktik korupsi yang masih terjadi.

in1

>>> Kronologi Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pendidikan Militer, Diduga Alami Lonjakan Gula Darah

Prabowo mengatakan dirinya memahami karakter pihak-pihak yang selama ini merugikan negara. Ia menilai kelompok tersebut tidak menyukai langkah yang sedang dijalankan pemerintah.

"Sopan-sopan, tetap maling, sopan-sopan, korupsi. Sok, sok kaya, sok banyak duit.

Kalau duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gua kenal itu semua itu, saudara-saudara.

Mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," kata Prabowo.

Ia kemudian mengaitkan kelompok tersebut dengan sejumlah aksi demonstrasi yang belakangan muncul. Prabowo mengaku mengetahui adanya dugaan pihak yang membiayai aksi tersebut.

"Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi, nggak apa-apa, main demo," katanya.

>>> Sayembara Rp 250 Juta Jadi Sorotan, Dedi Mulyadi Akan Temui Kapolda Jabar

Prabowo juga menyinggung adanya peserta aksi yang disebut tidak memahami tujuan demonstrasi. Ia bahkan mencontohkan adanya dugaan massa yang ikut karena menerima bayaran.

"Ditanya anak-anak demo, enggak ngerti. Mau demo apa, ya?

Hmm. Kami dibayar Rp 200.000, gitu, kan," ujarnya.

Ajakan untuk Bersatu

Selain membahas demonstrasi, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa menjaga kekompakan. Menurutnya, Indonesia sedang menghadapi persaingan dengan banyak negara.

Ia mengibaratkan negara seperti sebuah tim sepak bola yang membutuhkan dukungan bersama. Kritik tetap diperlukan, namun menurutnya harus diberikan pada waktu yang tepat.

"Harusnya bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya tetap di-suporter," ujar Prabowo.

>>> Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Prabowo berharap masyarakat lebih percaya terhadap kemampuan bangsa sendiri. Ia menilai semangat persatuan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan global.