Kronologi Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pendidikan Militer, Diduga Alami Lonjakan Gula Darah
Seorang calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti rangkaian pendidikan dan latihan militer yang menjadi salah satu tahapan seleksi program tersebut.
Peristiwa ini terjadi di tengah kegiatan yang diikuti puluhan peserta lainnya. Korban disebut masih dalam kondisi sehat saat berangkat mengikuti pelatihan.
Kronologi Kejadian di Lokasi Latihan
>>> Sayembara Rp 250 Juta Jadi Sorotan, Dedi Mulyadi Akan Temui Kapolda Jabar
Insiden bermula setelah kegiatan istirahat siang atau ishoma, ketika para peserta kembali melanjutkan aktivitas di area latihan.
Saat itu, korban mengikuti kegiatan baris-berbaris sesuai arahan pelatih sebelum menuju lokasi kegiatan lanjutan yang berjarak sekitar 150 meter.
Dalam perjalanan, korban disebut mulai merasa tidak enak badan dan mengeluhkan mual hingga tidak mampu melanjutkan aktivitas.
Pihak pembina kemudian segera membawa korban ke ruang kesehatan di satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat dalam kondisi masih sadar.
Penanganan Medis dan Kondisi Korban
Setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama sekitar empat jam, kondisi korban dilaporkan terus menurun.
Berdasarkan keterangan yang diterima keluarga, pihak rumah sakit menyebut adanya peningkatan kadar gula darah yang sangat tinggi sebagai penyebab kondisi kritis tersebut, meski korban tidak memiliki riwayat diabetes sebelumnya.
Selama perawatan, pihak keluarga juga sempat melakukan panggilan video dengan korban sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Respons Keluarga dan Klarifikasi Informasi
Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut dan tidak akan menempuh langkah hukum atas peristiwa yang terjadi selama kegiatan berlangsung.
Keluarga juga meminta agar privasi mereka dihormati serta mengharapkan tidak adanya kedatangan media ke rumah duka.
Informasi terkait kronologi kejadian ini sebelumnya juga disampaikan melalui unggahan sahabat korban yang mengacu pada penjelasan pihak satuan pendidikan kepada keluarga.
Reaksi Warganet
Peristiwa ini kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan metode pelatihan yang diterapkan dalam program tersebut.
Beberapa komentar menyoroti relevansi pelatihan militer untuk calon manajer koperasi, sementara lainnya membagikan pengalaman pribadi terkait pelatihan manajerial di lingkungan berbeda.
Update Terbaru
Taylor Swift Kejutan di Konser Tight Ends & Friends, Tampil Bersama Travis Kelce
Rabu / 24-06-2026, 14:36 WIB
Tebak Siapa Pembawa Acara BET Awards 2026? Bocah Ini Dulu!
Rabu / 24-06-2026, 14:36 WIB
Diskon Audio Terbaik Prime Day, Headphone hingga Speaker Portabel
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
DPR Desak Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis hingga Hukuman Kebiri
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
6 Dampak Bentakan pada Psikologis Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
Iran dan Oman Berembuk Bahas Tarif Kapal di Selat Hormuz
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
Semua Motor Bensin Honda di Indonesia Kompatibel dengan Bioetanol E10
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
Siapa Chika Yenalovy? Sosok yang Diduga Calon Istri Rizky Irmansyah Kini Serahkan Undangan Pernikahan ke Joko Widodo
Rabu / 24-06-2026, 14:35 WIB
Istri Jesse James, Bonnie Rotten, Resmi Didakwa atas KDRT
Rabu / 24-06-2026, 14:34 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Sulit Naik: Anggaran Selalu Kurang
Rabu / 24-06-2026, 14:34 WIB
Deret Peraturan Baru di Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026
Rabu / 24-06-2026, 14:34 WIB
Ruben Onsu Soroti Peran Jordi Onsu dalam Konflik Keluarga Pascaperceraian
Rabu / 24-06-2026, 14:31 WIB
Mayat Perempuan Ditemukan di Mobil di Parkir Bandara Juanda
Rabu / 24-06-2026, 14:30 WIB
Peplum dan Kelembutan Warnai Koleksi Louis Vuitton Pre-Fall 2026
Rabu / 24-06-2026, 14:30 WIB






