Jenderal Christopher Donahue, panglima tertinggi Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika, akan segera melepaskan jabatannya.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh The Atlantic dan dikonfirmasi oleh sumber yang dekat dengan masalah tersebut kepada Task & Purpose.

in1

>>> Terungkap, Trump Abaikan Peringatan Jenderal Sebelum Serang Iran

Komando Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika diperkirakan akan mengumumkan langkah ini pada Rabu. Donahue baru menjabat posisi puncak tersebut sejak Desember 2024.

Donahue dikenal luas sebagai "prajurit terakhir" yang meninggalkan Afghanistan.

Saat menjabat komandan Divisi Lintas Udara 82, ia difoto saat menaiki pesawat C-17 terakhir yang meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai pada Agustus 2021.

Langkah yang Sudah Terbayang

Meskipun pengunduran dirinya tampak mendadak, langkah ini sebenarnya sudah terbayang sebelumnya.

Sejak Menteri Pertahanan Pete Hegseth menjabat pada Januari 2025, sejumlah jenderal dan laksamana telah dipecat atau mengumumkan pensiun secara mendadak.

>>> Buku Baru Ungkap Ide Gila Trump Bikin Pejabat Gedung Putih Cemas

Mereka termasuk mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George, mantan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Charles Q.

Brown Jr., mantan Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, dan beberapa pejabat tinggi lainnya.

Bulan lalu, Senator Thom Tillis (R-N. C.

) menyuarakan kekhawatiran bahwa Donahue mungkin akan disingkirkan.

Ia menulis di media sosial bahwa jika Hegseth berusaha menyingkirkan Donahue dengan menurunkan pangkat komando, itu adalah langkah berbahaya.

>>> Daftar SPKLU PLN di Medan Terdekat, Ini Lokasi Lengkapnya

Donahue menghabiskan sebagian besar kariernya memimpin pasukan tempur darat dan operasi khusus setelah dilantik pada 1992.