Ketegangan di sepanjang Garis Durang, perbatasan Afghanistan dan Pakistan, meningkat setelah pemerintahan Taliban di Kabul mengklaim telah melancarkan serangan udara ke wilayah Pakistan pada malam hari.

Jika terbukti benar, operasi tersebut akan menjadi salah satu aksi militer lintas batas paling berani yang dilakukan Taliban sejak kembali berkuasa pada 2021.

in1

>>> Jadwal Siaran Langsung Bosnia vs Qatar di Piala Dunia 2026

Dalam pernyataan di platform X, Kementerian Pertahanan Afghanistan pimpinan Taliban menyebut serangan itu menargetkan lokasi di Pakistan yang diduga digunakan kelompok ISIS-K dan jaringan militan lainnya.

Target disebut berada di Distrik Qila Abdullah dan Chagai di Provinsi Balochistan, serta Distrik Orakzai di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Taliban mengklaim lokasi tersebut digunakan untuk merencanakan serangan terhadap Afghanistan dengan dukungan "lingkaran intelijen jahat." Mereka juga menyatakan sejumlah target penting berhasil dihantam.

"Afghanistan tidak akan mentoleransi ancaman terhadap keamanan dan stabilitasnya," demikian pernyataan Taliban.

Eskalasi Signifikan

Menurut laporan Reuters yang mengutip pejabat Pakistan, Islamabad belum mengakui adanya serangan udara tersebut. Akibatnya, detail seperti skala operasi dan kemungkinan korban jiwa belum dapat dipastikan.

Sejumlah media lokal melaporkan warga di Balochistan mendengar suara ledakan pada malam hari. Namun, belum ada bukti visual independen yang memverifikasi klaim Taliban.

Militer Pakistan juga belum mengeluarkan pernyataan publik mengenai insiden tersebut.

Laporan Al Jazeera menyebut jika klaim Taliban terbukti benar, insiden itu bisa menjadi eskalasi signifikan dalam hubungan yang sudah lama tegang antara Kabul dan Islamabad.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pakistan meningkatkan tekanan terhadap Taliban terkait keberadaan kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Islamabad menuduh Kabul memberikan perlindungan kepada anggota TTP, tuduhan yang dibantah Taliban.