Gelombang Panas Prancis Tembus 40 Derajat, 40 Orang Tewas
Prancis dilanda gelombang panas ekstrem dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius. Sebanyak 40 orang dilaporkan meninggal dunia akibat cuaca panas yang melanda sejak 18 Juni.
Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengonfirmasi korban jiwa tersebut. Sebagian besar korban adalah kaum muda.
>>> Babak I: Satu Gol Dianulir, RD Kongo Bikin Kolombia Frustrasi
Badan prakiraan cuaca nasional Meteo France menyatakan suhu tinggi akan bertahan setidaknya hingga akhir pekan ini. Suhu siang hari di banyak kota diperkirakan melampaui 40 derajat Celsius.
Meteo France juga memperingatkan kemungkinan rekor suhu baru. "Suhu yang memecahkan rekor lebih lanjut diperkirakan akan terjadi," demikian pernyataan resmi mereka.
Gelombang panas ini terjadi di awal musim panas Prancis. Sekolah-sekolah ditutup, acara dibatalkan, dan layanan kereta api terganggu karena negara tersebut tidak banyak menggunakan pendingin udara.
Setidaknya 54 departemen telah mendapat peringatan merah terkait gelombang panas. Jumlah itu setara dengan setengah wilayah Prancis.
>>> Daftar Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Kedua
Gelombang panas kali ini dibandingkan dengan peristiwa serupa pada Agustus 2003.
Saat itu, suhu tertinggi dalam lebih dari setengah abad menewaskan sekitar 15.000 orang, sebagian besar lansia yang tinggal tanpa AC.
Pasca gelombang panas ekstrem sebelumnya, Prancis memperkenalkan sistem peringatan siaga panas. Sistem itu kini diaktifkan untuk mewanti-wanti warga.
Menurut Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa, Eropa adalah benua dengan pemanasan tercepat di dunia. Suhu di Eropa meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global sejak 1980-an.
>>> Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Pasar Optimis Arus Selat Hormuz Pulih
Dalam empat tahun terakhir, lebih dari 200.000 orang di seluruh Eropa meninggal karena penyebab terkait panas.
Update Terbaru
Eks Dosen ITB Soroti Kejanggalan Kasus Rp20 Juta Ketua BEM UBK
Rabu / 24-06-2026, 12:09 WIB
KPK Temukan Celah Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, Klaim hingga Data Peserta Rawan
Rabu / 24-06-2026, 12:09 WIB
Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Kaldera Toba Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat dan Pariwisata
Rabu / 24-06-2026, 12:07 WIB
BPJS Kesehatan JKN: Layanan yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung
Rabu / 24-06-2026, 12:07 WIB
Portugal Puncaki Klasemen Grup K usai Hajar Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026
Rabu / 24-06-2026, 12:06 WIB
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, AALI dan ITMG Paling Terdampak
Rabu / 24-06-2026, 12:04 WIB
5 Ciri Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Perhatikan Bentuk dan Posisi
Rabu / 24-06-2026, 12:04 WIB
Drama SBS 'My Royal Nemesis' Berakhir Bahagia, Raih Rating Tinggi
Rabu / 24-06-2026, 11:54 WIB
Seoul Jadikan Pusat Film sebagai Markas Permanen Sutradara Muda
Rabu / 24-06-2026, 11:54 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini 24 Juni 2026 Turun Rp 18.000, 1 Gram Menjadi Rp 2,655 Juta
Rabu / 24-06-2026, 11:54 WIB
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
Rabu / 24-06-2026, 11:54 WIB
Khutbah 26 Juni 2026: Balasan bagi Orang yang Berhijrah Jadi Renungan Muharram 1448 Hijriah
Rabu / 24-06-2026, 11:50 WIB
Timnas Sepakbola Indonesia Absen di Asian Games 2026, Ini Alasannya
Rabu / 24-06-2026, 11:50 WIB
TECNO CAMON Slim Resmi: Layar 144Hz, Bodi 6,39mm, Baterai 6000mAh
Rabu / 24-06-2026, 11:49 WIB






