Microsoft baru saja memperkenalkan varian Surface Pro dan Surface Laptop yang diklaim lebih terjangkau. Harga mulai dari USD 849 untuk Surface Pro dan USD 949 untuk Surface Laptop.

Selisih harga cukup jauh dibandingkan model terbaru dengan Snapdragon X2 yang dibanderol USD 1.499 hingga USD 1.599.

in1

>>> Dispendik Surabaya Imbau Anak Patuhi Jam Malam dan Batasi Gadget Selama Libur Sekolah

Namun, spesifikasi yang ditawarkan justru memunculkan pertanyaan.

Harga Turun, Tapi Tidak Murah

Meski lebih murah dari lini Surface Snapdragon X2, harga perangkat ini masih berada di kisaran laptop premium.

Pasar saat ini sudah diramaikan oleh MacBook Neo dan laptop Windows lain dengan harga jauh lebih rendah.

Banyak pihak menilai Surface 'murah' versi Microsoft ini belum bisa dikategorikan sebagai laptop budget.

Masalah Pertama: RAM 8GB di Tahun 2026

Model dasar Surface Pro 12-inch dan Surface Laptop 13-inch masih menggunakan RAM 8GB.

Padahal, 16GB RAM sudah menjadi standar baru untuk laptop Windows modern, terutama perangkat AI atau Copilot+ PC.

Apple sendiri sudah menjadikan 16GB RAM sebagai konfigurasi dasar untuk seluruh lini Mac sejak 2024.

>>> Batas Aman Makan Mie Instan agar Tak Kena Sakit Ginjal

Dengan aplikasi modern yang semakin berat dan fitur AI yang membutuhkan memori besar, RAM 8GB di perangkat seharga hampir USD 1.000 sulit dibenarkan.

Masalah Kedua: Spesifikasi Justru Turun

Microsoft menggunakan Snapdragon X Plus generasi sebelumnya, bukan Snapdragon X2 terbaru. Model dasar juga hanya dibekali penyimpanan 256GB.

Berikut spesifikasi kedua perangkat:

Surface Pro 12-inch: Prosesor Snapdragon X Plus 8-core dengan 45 TOPS NPU, RAM 8GB atau 16GB LPDDR5x, penyimpanan 256GB atau 512GB UFS, layar 12-inch PixelSense LCD 2196x1464 3:2 90Hz 400 nits, baterai hingga 16 jam video, port 2x USB-C, kamera 1080p depan dan 10MP belakang, berat 686 gram, harga mulai USD 849,99.