Gojek dan Grab Resmi Potong Komisi Ojol Jadi 8% per 1 Juli 2026
Gojek dan Grab Indonesia akan mulai menerapkan pemotongan komisi maksimal 8% untuk layanan transportasi penumpang roda dua mulai 1 Juli 2026.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil pembahasan antara DPR RI, pemerintah, dan perusahaan aplikasi yang bertujuan meningkatkan porsi pendapatan mitra pengemudi ojek online (ojol).
>>> Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Impor Rp37,5 Miliar
Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta perwakilan manajemen Gojek dan Grab di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan kebijakan baru tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan aspirasi para pengemudi ojek online.
“Sudah jelas barusan bagaimana komitmen kami semua di DPR RI mengawal dari proses panjang perjuangan teman-teman di ojek online dan komitmen Bapak Presiden Prabowo betul-betul berpihak terhadap seluruh pengemudi ojek online,” ujar Cucun.
Menurut Cucun, skema baru akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026. “Sekali lagi, per 1 Juli 2026 tarif ini sudah berlaku,” tegasnya.
Dalam skema tersebut, perusahaan aplikasi hanya dapat mengambil maksimal 8% dari nilai perjalanan sebagai biaya layanan. Sementara itu, 92% pendapatan perjalanan menjadi hak mitra pengemudi.
“Kebijakan tarif 8:92 merujuk pada skema bagi hasil ojek online, di mana aplikator memotong maksimal 8 persen untuk biaya layanan, sementara 92 persen pendapatan perjalanan menjadi hak mitra pengemudi,” kata Cucun.
Perubahan skema komisi tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan bersih pengemudi dari setiap transaksi perjalanan roda dua dibandingkan pola pembagian sebelumnya.
Komitmen Gojek dan Grab
Update Terbaru
Ancaman PHK Massal di Industri Otomotif, 7.000 Pekerja Terancam
Selasa / 23-06-2026, 19:48 WIB
ESDM Belum Buka Relaksasi RKAB Nikel 2026, Fokus pada Batu Bara
Selasa / 23-06-2026, 19:44 WIB
Soelaeman Soemawinata Ditunjuk Jadi Perwakilan FIABCI untuk PBB di Jenewa
Selasa / 23-06-2026, 19:43 WIB
BEI Kebanjiran IPO, Kaesang hingga Jejak Prajogo Pangestu Warnai Antrean Emiten Baru
Selasa / 23-06-2026, 19:43 WIB
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 untuk 500 Anak sebagai Wujud Komitmen ESG
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Porsche Luncurkan Strategy 2035, Fokus pada Profit Bukan Volume
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Toyota Akui RAV4 Pickup Menarik, Tapi Belum Berkomitmen
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Ekonomi Digital Indonesia Tembus 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Ajak Kolaborasi Nasional
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Pendapatan Samsung dari Chip HBM4 Tembus Rp16 Triliun
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Apple Tingkatkan RCS Messaging antara iPhone dan Android dengan iOS 27
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Retina Buatan Ini Bisa Pulihkan Penglihatan dan Deteksi Cahaya Inframerah
Selasa / 23-06-2026, 19:29 WIB
Ilmuwan Akhirnya Jelaskan Mengapa Kucing Mendengkur, Bukan Sekadar Bahagia
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Gen Z Paling Berani Minta Naik Gaji, Gen X Cenderung Menerima Nasib
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB






