Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta mengonfirmasi bahwa Ketua BEM Fakultas Hukum Muhammad Abdi Maludin menerima uang sebesar Rp20 juta dari seorang seniornya.

Uang tersebut diterima saat aksi demonstrasi mahasiswa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada 15 Juni lalu.

in1

>>> AS-Iran Deal di Swiss, 9 Kapal Tanker Mulai Wara-wiri di Selat Hormuz

Wakil Rektor III UBK Daniel Panda menyatakan pengakuan itu didapat setelah pihak kampus memanggil Abdi.

"Dia sudah membuat pengakuan secara resmi kepada pihak universitas bahwa dirinya menerima uang sebesar Rp20 juta melalui seorang oknum senior alumni Fakultas Hukum UBK yang diserahkan oleh oknum aparat kepolisian," kata Daniel dalam jumpa pers di kampus UBK, Selasa (17/6).

Menurut Daniel, uang tersebut berasal dari aparat polisi dan diserahkan oleh senior alumni Fakultas Hukum UBK. UBK kemudian membentuk tim investigasi untuk mendalami kasus ini sebelum menjatuhkan sanksi.

Daniel menambahkan, dari keterangan Abdi, uang Rp20 juta itu mengalir ke sejumlah mahasiswa atau pengurus BEM Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi.

Pihak kampus akan melakukan cross-check dan memanggil saksi serta oknum yang terlibat.

Terkait motif, Daniel mengungkapkan uang itu diserahkan pada Senin dini hari menjelang demonstrasi. Tujuannya agar mahasiswa tidak berdemonstrasi di Istana, melainkan di DPR RI.

Namun, berdasarkan pengakuan Abdi, mahasiswa menolak saran tersebut dan tetap pergi ke Istana.

>>> Sidang Vonis Nadiem Makarim Kasus Laptop Pendidikan Digelar 30 Juni

Pemberian uang kepada mahasiswa yang bertemu Wapres Gibran ini ramai disorot di media sosial.

Ketua BEM Fakultas Hukum UBK Muhammad Abdi terekam viral dicecar mahasiswa terkait penerimaan uang tersebut.

Istana merespons isu ini dengan normatif. Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan akan mengecek kasus ini terlebih dulu.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Radjo Alriadi Harahap belum merespons saat dikonfirmasi.

Pertemuan perwakilan mahasiswa demonstran dengan Wapres Gibran terjadi pada 15 Juni lalu.

Saat itu, mahasiswa dari sejumlah elemen organisasi dan kampus menggelar demo di Patung Kuda, Jakpus, menyuarakan aspirasi terkait isu-isu nasional.

>>> Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh Tapi Orang Miskin Bertambah

Setelah aksi, belasan perwakilan mahasiswa bertemu dan berdialog dengan Wapres Gibran di Istana Wapres.