Tidak semua orang masuk dalam kotak generasi yang tegas seperti Generasi X atau Milenial. Di antara keduanya, ada kelompok kecil yang sering disebut Xennials atau generasi xenial.

Kelompok ini dianggap sebagai 'jembatan' yang menghubungkan dua dunia: masa kecil yang serba analog dan kehidupan dewasa yang sepenuhnya digital.

in1

>>> UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH Usai Akui Terima Rp20 Juta

Bukan Gen X, bukan pula Milenial

Melansir Keep it Usable, generasi xenial merujuk pada mereka yang lahir sekitar tahun 1977 hingga 1983. Mereka tumbuh di masa ketika teknologi belum mendominasi kehidupan sehari-hari.

Di masa kecil, aktivitas sederhana seperti bermain di luar rumah, menghubungi teman lewat telepon rumah, hingga janjian bertemu di tempat tertentu tanpa bantuan ponsel menjadi bagian dari keseharian.

Namun, saat memasuki usia dewasa, dunia mereka berubah cepat. Internet mulai berkembang, ponsel genggam muncul, dan media sosial perlahan menjadi bagian dari kehidupan sosial.

Perubahan inilah yang membuat generasi xenial memiliki pengalaman yang unik dibanding generasi sebelum dan sesudahnya.

Ciri Khas Generasi Xenial

Berikut beberapa ciri khas dari generasi xenial:

1. Hidup di dua era teknologi.

Berbeda dengan Milenial yang sejak kecil sudah akrab dengan teknologi digital, generasi xenial mengalami 'transisi paksa' ke dunia digital saat mereka sudah remaja akhir atau awal dewasa.

Banyak dari mereka pertama kali mengenal internet dengan koneksi dial-up yang lambat, serta ponsel yang masih sangat sederhana.

Adaptasi ini membuat mereka terbiasa mempelajari teknologi baru tanpa tumbuh ketergantungan penuh sejak kecil.

Pengalaman ini membentuk cara pandang yang khas yakni cukup nyaman dengan teknologi, tetapi tetap memiliki batasan dalam penggunaannya.