Bukan Gen X atau Milenial, Ini yang Disebut Generasi Xenial
2. Adaptif, tapi tetap kritis.
Menukil Kadence International, salah satu ciri utama generasi xenial adalah kemampuan adaptasi yang tinggi.
>>> Pekerja Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi, Ini Syaratnya
Mereka bisa beralih dari cara lama ke cara baru dengan relatif cepat, mulai dari peta kertas ke GPS hingga surat elektronik menggantikan surat fisik.
Namun, mereka juga dikenal lebih berhati-hati dalam mengadopsi tren digital. Tidak semua hal harus diikuti, dan tidak semua teknologi dianggap kebutuhan utama.
Sikap ini membuat generasi xenial sering berada di posisi tengah, tidak terlalu konservatif seperti sebagian Generasi X, tetapi juga tidak seimpulsif sebagian perilaku digital Milenial.
3. Gaya konsumsi yang lebih selektif.
Dalam hal konsumsi, generasi xenial cenderung mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Mereka lebih memilih produk yang tahan lama, fungsional, dan memiliki nilai jangka panjang.
Kesadaran terhadap kualitas ini juga sering diiringi dengan pertimbangan etika, seperti keberlanjutan dan transparansi merek.
Selain itu, pengalaman hidup juga lebih diutamakan dibanding sekadar kepemilikan barang. Namun, keputusan mereka biasanya lebih terukur dan tidak terburu-buru.
Meski konsep generasi xenial membantu memahami pola perilaku tertentu, tidak semua orang bisa langsung dikelompokkan dengan rapi.
Faktor seperti latar belakang keluarga, akses teknologi, budaya, hingga kondisi sosial-ekonomi sangat memengaruhi pengalaman seseorang, bahkan dalam satu rentang tahun kelahiran yang sama.
Dengan kata lain, label generasi hanya gambaran umum, bukan aturan yang kaku.
Generasi xenial akhirnya menjadi kelompok unik yang tumbuh di persimpangan dua zaman besar, dunia tanpa internet dan dunia yang sepenuhnya terhubung.
>>> Stephen Chow Bocorkan Film Kung Fu Soccer Tayang Juli 2026
Mereka memahami keduanya, tetapi tidak sepenuhnya menjadi bagian dari salah satunya.
Update Terbaru
Komdigi Uji Coba AI untuk Bansos, Target 50 Juta Penerima
Selasa / 23-06-2026, 21:48 WIB
Apindo Kritisi Ketimpangan Anggaran LPDP Rp100 Triliun untuk Pekerja Kerah Biru
Selasa / 23-06-2026, 21:44 WIB
Klaim Penyakit Tropis Tembus Rp41 Miliar, Bebani Keuangan Masyarakat
Selasa / 23-06-2026, 21:44 WIB
DEAL 2026: Kolaborasi Pemerintah dan Industri Percepat Transformasi Digital Nasional
Selasa / 23-06-2026, 21:44 WIB
Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Pencurian SDA Masih Bocor
Selasa / 23-06-2026, 21:42 WIB
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
Selasa / 23-06-2026, 21:42 WIB
Costco Tawarkan Diskon Hingga $1.250 untuk Mobil Volkswagen Baru
Selasa / 23-06-2026, 21:35 WIB
Rektor Unsoed Buka Suara soal Protes Mahasiswa Terkait Delegasi ke Kunker Gibran
Selasa / 23-06-2026, 21:35 WIB
Honda Z Kei Car: Mesin Turbo di Tengah, Mirip Bugatti Chiron
Selasa / 23-06-2026, 21:33 WIB
Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Kuota 250 Ribu Ton
Selasa / 23-06-2026, 21:33 WIB
Empat Kelompok Kerja Dibentuk dalam Negosiasi AS-Iran di Swiss
Selasa / 23-06-2026, 21:33 WIB
Gemini Live Kini Lebih Kontekstual di Ponsel dan Tablet Galaxy
Selasa / 23-06-2026, 21:29 WIB
5 Aplikasi Samsung Terbaik yang Wajib Kamu Coba di Galaxy
Selasa / 23-06-2026, 21:29 WIB
Rahasia Navigasi Merpati Tersembunyi di Hati, Bukan Paruh atau Mata
Selasa / 23-06-2026, 21:28 WIB






