Komdigi Uji Coba AI untuk Bansos, Target 50 Juta Penerima

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menyiapkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan uji coba bansos berbasis digital saat ini dilakukan di Banyuwangi.
>>> Apindo Kritisi Ketimpangan Anggaran LPDP Rp100 Triliun untuk Pekerja Kerah Biru
"Pak Presiden juga berencana dan ini sudah kita lakukan test case di Banyuwangi untuk melakukan intervensi digital termasuk AI dalam bansos kita," ujar Meutya saat pembukaan Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta.
Menurut Meutya, penerapan teknologi dalam bansos berpotensi memberikan dampak besar karena jumlah penerima manfaat mencapai jutaan keluarga di seluruh Indonesia.
Jika diperluas secara nasional, Indonesia berpeluang memiliki salah satu program inklusi keuangan digital terbesar di dunia.
"Ketika ini berjalan, ini bisa menjadi salah satu program inklusi keuangan digital terbesar di dunia karena penerimanya kurang lebih 18 juta keluarga atau sekitar 50 juta masyarakat Indonesia," katanya.
Meutya menilai transformasi digital harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan hanya pada nilai ekonomi digital semata.
>>> Klaim Penyakit Tropis Tembus Rp41 Miliar, Bebani Keuangan Masyarakat
Pemanfaatan AI diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan melalui layanan publik yang lebih baik.
Teknologi digital harus menjadi instrumen yang meningkatkan produktivitas petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda.
Pemerintah juga mendorong pemanfaatan AI, Internet of Things (IoT), dan platform digital di sektor produktif yang menjadi penggerak ekonomi nasional.
Pemerataan manfaat teknologi menjadi fokus dalam forum DEAL 2026 yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan ekosistem digital.
>>> DEAL 2026: Kolaborasi Pemerintah dan Industri Percepat Transformasi Digital Nasional
Pemanfaatan AI dalam bansos diharapkan menjadi contoh penerapan teknologi yang berdampak langsung, serta memperkuat akses layanan keuangan dan bantuan sosial yang lebih akurat, cepat, dan transparan.
Update Terbaru
Buron Kasus Penyekapan Sadis Taufik Hidayat Ditangkap, Dedi Mulyadi: Terima Kasih Polda Jabar
Selasa / 23-06-2026, 22:48 WIB
Kemnaker Waspadai Ancaman PHK di Industri Otomotif Setelah Keramik
Selasa / 23-06-2026, 22:44 WIB
King Koil Indonesia Luncurkan The Legacy Collection, Kasur Termahal dengan Teknologi Premium
Selasa / 23-06-2026, 22:44 WIB
PTPP Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500, Bukti Ketahanan di Tengah Tekanan Industri
Selasa / 23-06-2026, 22:43 WIB
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Raya
Selasa / 23-06-2026, 22:42 WIB
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
Selasa / 23-06-2026, 22:42 WIB
GMC Pamerkan Teaser 2027 Sierra, Tampil Mirip Versi EV
Selasa / 23-06-2026, 22:35 WIB
Terapi Gen Suntikkan Pendengaran Pulih dari 106 ke 52 Desibel
Selasa / 23-06-2026, 22:34 WIB
Ular Hijau Biasa Ternyata Spesies Baru, Ilmuwan Terkejut
Selasa / 23-06-2026, 22:33 WIB
Jalan Raya Laut Sepanjang 113 Mil di Florida: 42 Jembatan dan Taruhan Melawan Laut
Selasa / 23-06-2026, 22:33 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos Juni 2026 Lewat HP, Mudah dan Praktis
Selasa / 23-06-2026, 22:28 WIB
Garcelle Beauvais Berduka, Sang Kakak Carole Meninggal Dunia
Selasa / 23-06-2026, 22:23 WIB
Kejuaraan Pencak Silat CNN Indonesia Bantu PB IPSI Jaring Atlet Andal
Selasa / 23-06-2026, 22:23 WIB
Tiger Woods Tampil Perdana di PGA Usai Kecelakaan DUI dan Rehab
Selasa / 23-06-2026, 22:22 WIB






