Pasar mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada awal 2026.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, segmen ini tumbuh sekitar 400 persen secara tahunan.

in1

>>> PDIP Dikhawatirkan Guncang Koalisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil PHEV mencapai 2.601 unit.

Angka tersebut melonjak dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 504 unit.

Meski tumbuh agresif, pangsa pasar PHEV masih tergolong kecil.

Dari total penjualan mobil nasional sebanyak 359.015 unit, kontribusinya masih di bawah satu persen.

Merek China Dominasi Pasar PHEV

Dari sisi pabrikan, pasar masih didominasi merek asal China seperti Chery, Wuling, Geely, dan Jaecoo.

Merek-merek ini agresif menawarkan PHEV dengan harga kompetitif.

>>> ICJR Desak Polisi Setop Laporan terhadap Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto

Sementara merek Jepang dan Eropa cenderung bermain di segmen premium, seperti Lexus, Mazda, dan Volvo.

10 Mobil PHEV Terlaris Januari–Mei 2026

Chery Tiggo 8 CSH masih menjadi pemimpin pasar dengan distribusi 1.190 unit.

Posisi kedua ditempati Chery Tiggo 9 CSH sebanyak 300 unit.

Wuling Exion PHEV mencatat 258 unit, disusul Wuling Darion PHEV 255 unit.

Geely Starray terjual 210 unit, Jaecoo J8 169 unit, dan Jaecoo J7 150 unit.

>>> Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang

Mazda CX-80 mencatat 41 unit, Lexus RX 450h+ 20 unit, dan Volvo XC90 Recharge 6 unit.