Daihatsu masih bertahan di posisi kedua merek mobil terlaris di Indonesia. Namun, jumlah jaringan penjualannya berkurang setelah salah satu rekanan dealer memutuskan hijrah ke merek China.

Grup dealer Asco Automotive yang mengelola 11 outlet Daihatsu resmi mundur pada awal Juni 2026. Perubahan ini berpotensi memperlambat penjualan Daihatsu ke depannya.

in1

>>> Netanyahu Ngeyel Tetap Mau Tempatkan Militer Israel di Lebanon

Customer Relation Division Head AI DSO Tri Mulyono enggan berspekulasi mengenai dampak negatif tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan pasar.

"Kita lihat bulan ini jualannya," kata Tri ditemui di Depok, Jawa Barat, Minggu (21/6).

Berdasarkan data Gaikindo, distribusi mobil Daihatsu ke dealer pada Januari-Mei 2026 mencapai 59.420 unit. Angka itu naik 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan ritel juga meningkat 4,9 persen menjadi 59.484 unit pada lima bulan pertama 2026. Namun, efek pengurangan dealer diperkirakan baru terlihat pada catatan Juni.

Sebelas dealer yang ditinggalkan Asco Automotive terdiri dari lima outlet di Jakarta, satu di Bekasi, dan lima lainnya di Jawa Timur.

>>> Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Diburu 19 Pemain Lain

Tri belum mengungkapkan rencana pembangunan dealer pengganti di kawasan tersebut.

Ia memastikan konsumen tetap bisa dilayani oleh dealer Daihatsu terdekat lainnya. Saat ini Daihatsu masih memiliki 250 outlet dari 23 grup dealer yang tersebar di 34 provinsi.

"Kami sudah melakukan pemetaan dan semuanya masih bisa di-cover dari hotline dealer resmi terdekat," ungkap Tri.

Marketing Director dan Corporate Communication Director ADM Sri Agung Handayani mengatakan pihaknya menghormati keputusan mitra dealer.

Fokus perusahaan saat ini adalah memenuhi kebutuhan konsumen, termasuk layanan aftersales yang sebelumnya dipegang Asco.

>>> Menkes Uji Kadar Gula, Minuman Favorit Ini Masuk Level Terburuk

"So far seperti yang dijelaskan, ini keputusan manajemen dan kami menghormati," ungkap Agung.