Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan uji coba 'blind test' untuk mengukur kandungan gula, garam, dan lemak pada berbagai minuman populer.

Hasilnya, setiap minuman dikelompokkan ke dalam sistem Nutri Level dari A hingga D. Level A adalah yang terbaik, sementara Level D adalah yang terburuk.

in1

>>> Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Jabar dan Kakanim Jakbar Baru

Budi menyebut ice americano tanpa gula masuk dalam Level A.

Es teh manis berada di Level B, kopi susu di Level C, dan minuman manis seperti matcha manis serta milk tea boba masuk Level D.

Level A ditandai dengan warna hijau tua, menunjukkan kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) paling rendah.

>>> Jadwal Siaran Langsung Prancis vs Irak di Fase Grup Piala Dunia 2026

Level B hijau muda, Level C kuning, dan Level D merah sebagai kategori tertinggi.

Sistem pelabelan ini merupakan bagian dari edukasi publik yang disiapkan Kementerian Kesehatan. Tujuannya mendorong masyarakat lebih sadar terhadap asupan gula harian dari minuman siap saji.

Kebijakan ini diharapkan membantu masyarakat memilih minuman yang lebih sehat, termasuk saat memesan secara daring.

>>> Polri Tangkap Bos Kresna Life Michael Steven di Maroko

Meski demikian, Kemenkes menekankan minuman manis tetap boleh dikonsumsi asal tidak berlebihan. "Sesekali saja ya," kata Budi.