Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi melanjutkan fase koreksinya.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,98% ke level 6.116.

in1

>>> Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy Suryo–dr Tifa, Kuasa Hukum Buka Fakta Mengejutkan

Pelemahan tersebut disertai munculnya tekanan jual, meski indeks masih bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Peluang pelemahan lanjutan masih terbuka.

Riset MNC Sekuritas menyebutkan, IHSG rawan melanjutkan koreksi untuk menguji rentang area 5.723 hingga 5.972. Zona tersebut menjadi target koreksi terdekat.

Meski demikian, prospek penguatan belum sepenuhnya tertutup. Setelah fase koreksi selesai, IHSG berpeluang kembali menguat dengan target di kisaran 6.548 hingga 6.782.

Untuk perdagangan selanjutnya, pelaku pasar dapat mencermati area support di level 5.784 dan 5.594. Sementara area resistance berada pada level 6.286 dan 6.459.

Sejumlah saham dinilai menarik untuk dicermati dengan strategi buy on weakness di tengah fluktuasi pasar. Saham-saham tersebut antara lain BBCA, ISAT, NCKL, dan RAJA.

Rekomendasi Saham BBCA, ISAT, NCKL, dan RAJA

BBCA terkoreksi 1,19% ke 6.225 dan berada di bawah MA60. Posisinya diperkirakan sedang berada pada wave [ii] dari wave A.

>>> Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar

Rekomendasi buy on weakness di rentang 5.475-6.150, target harga 6.850 dan 7.150, stoploss di bawah 5.350.

ISAT menguat 0,29% ke 1.740 dengan volume pembelian yang masih dominan. Posisinya diperkirakan berada pada wave v dari wave (c) dari wave [y].

Buy on weakness di 1.510-1.675, target harga 1.840 dan 1.950, stoploss di bawah 1.465.

NCKL menguat 0,58% ke 870 dan berada di atas MA20. Posisinya diperkirakan berada pada wave 2 dari wave (1).

Buy on weakness di 820-855, target harga 970 dan 1.050, stoploss di bawah 800.

RAJA terkoreksi 2,35% ke 3.740 dan masih tertekan jual. Pergerakannya cenderung sideways di bawah MA60.

Posisinya diperkirakan berada pada wave B dari wave (A).

>>> Indomobil Luncurkan QT Series dan Tyranno X di Solo, Skutik Listrik Premium hingga Adventure

Buy on weakness di 3.150-3.730, target harga 4.080 dan 4.750, stoploss di bawah 2.950.