Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (23/6). Analis memperkirakan indeks masih rawan melanjutkan koreksi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.723-5.972. Namun, peluang penguatan ke kisaran 6.548-6.782 tetap terbuka dalam jangka pendek.

in1

>>> Messi Pecahkan Empat Rekor Piala Dunia Sekaligus, Dipantau Guinness World Records

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784 dan 5.594 serta resistance 6.286 dan 6.459.

Ia merekomendasikan saham BBCA, ISAT, NCKL, dan RAJA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks masih dalam fase konsolidasi. Peluang penguatan tetap terbuka selama bertahan di atas level support terdekat.

Ivan mengatakan penembusan di atas resistance 6.312 diperlukan untuk membuka peluang kenaikan lanjutan menuju resistance Fibonacci di level 6.545.

>>> Toy Story 5 Cetak Rekor, Tembus Rp5,5 Triliun di Seluruh Dunia

Ia memprediksi IHSG bergerak di support 6.007, 5.722, 5.519, dan 5.314 serta resistance 6.312, 6.545, 6.835, dan 7.207.

Ivan merekomendasikan saham AADI dan INKP.

IHSG ditutup di level 6.116 pada perdagangan Senin (22/6), melemah 60,44 poin atau minus 0,98 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp13,46 triliun dengan jumlah saham diperdagangkan sebanyak 22,45 miliar saham.

>>> Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pada penutupan kemarin, 221 saham menguat, 445 terkoreksi, dan 147 stagnan.