"Yang PLN keluhkan itu atau PLN minta itu adalah kalori yang medium untuk blending.

>>> Aset Reksadana Pendapatan Tetap Menyusut Jadi Rp 240,67 Triliun pada Mei 2026

in1

Nah, sudah kita pastikan bahwa sudah tidak ada masalah dan kita pemerintah sudah membantu PLN untuk bisa menjalankan," ujarnya.

Selain memastikan kecukupan pasokan energi primer, pemerintah juga meminta PLN mempercepat pemeliharaan atau maintenance pembangkit dan sistem kelistrikan guna meningkatkan keandalan pelayanan kepada masyarakat.

"Tetapi yang lebih dari itu adalah kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat," ujar Bahlil.

Ia menegaskan stok batu bara untuk kebutuhan pembangkit saat ini dalam kondisi aman dan kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) tetap berjalan.

Bahlil juga menyebut perusahaan setrum negara itu melaporkan bahwa gangguan yang sempat memengaruhi sistem kelistrikan Jawa kini telah teratasi.

"PLN menyampaikan kepada saya dalam rapat bahwa mulai hari ini sudah tidak ada terjadi gangguan lagi. Itu menurut Dirut PLN ya.

Karena urusan teknis terhadap pelayanan operasional listrik itu ada pada PLN. Pemerintah itu regulator," ujarnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkap pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dipicu gangguan teknis pada dua pembangkit listrik milik perusahaan swasta atau independent power producer (IPP).

Gangguan tersebut sempat mengurangi pasokan listrik dan memengaruhi keandalan sistem kelistrikan Jawa.

Namun, salah satu pembangkit yang mengalami gangguan telah berhasil dipulihkan dan kembali tersinkronisasi ke sistem pada Minggu (21/6).

Perseroan menyatakan terus melakukan pemantauan sistem kelistrikan selama 24 jam penuh dan memperkuat pasokan energi primer guna memastikan keandalan layanan listrik tetap terjaga.

>>> Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Baru Akibat Lonjakan Harga Memori

Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pemadaman bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.