Perluas Pemasaran

Seiring meningkatnya penjualan, pada 2022 Aisyah kemudian menyewa kios sederhana Rp15 juta per tahun di Jalan Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kios tersebut jadi pusat dapur produksinya yang dibantu oleh keluarganya.

in1

Ia juga terus memperluas jaringan pemasaran melalui reseller yang menjual kembali produknya. Hingga kini, sistem ini jadi salah satu penggerak utama pertumbuhan bisnisnya.

Saat ini, Kebab Endul memiliki sekitar 300 reseller yang tersebar luas di wilayah Jabodetabek, Bandung, Cirebon, hingga Makassar.

Untuk pengiriman luar pulau seperti Makassar, Aisyah sekali kirim bisa menyuplai hingga 2.500 pieces kebab.

Selain itu, Kebab Frozen Endul juga kian agresif masuk ke pasar B2B. Produk mereka kini rutin menyuplai kebutuhan Horeca (Hotel, Restoran, dan Cafe), rumah sakit, hingga kantin-kantin instansi.

"Selain dari reseller, sekarang kita juga supply to Horeca Hotel, Restoran, cafe. Terus kita juga supply ke toko frozen.

Kalau swalayan kita sudah masuk di Fortuna Swalayan sama di K3 Mart," tuturnya.

Produksi Setiap Hari

Aisyah dibantu pegawainya 11 orang kini bisa memproduksi setidaknya 100 boks atau setara dengan 1.000 pieces kebab setiap harinya, atau 25.000 pieces kebab per bulan.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi stok permintaan pasar.

>>> SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo Melesat ke Peringkat 22 Nasional

"Sekarang kita bukan by PO ya, jadi kita nyetok. Kan kita udah banyak B2B nih.

Kalau B2B tuh dia ordernya langsung banyak sekaligus.

Nggak mungkin ketika dia order, 'oh ya nanti saya bikin dulu, nanti 3 hari lagi baru saya kirim.'

Jadi kita harus punya stock. Makanya kita produksi setiap hari meskipun hari itu gak ada orderan," jelasnya.