Polda Metro Buka Suara soal Tudingan Intervensi di Kasus Roy-Tifa
Polda Metro Jaya angkat bicara terkait tudingan adanya intervensi dalam penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyeret Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa tuduhan intervensi lebih tepat disebut sebagai upaya menghalangi proses penyidikan.
>>> Yamaha Rayakan 10 Tahun Aerox di Indonesia Lewat We Are AEROX Society
"Kalau intervensi, saya kira lebih tepatnya ke mencoba menghalang-halangi atau mengganggu atau menghambat proses penyidikan ya," kata Iman di Polda Metro Jaya, Senin (22/6).
Ia menambahkan bahwa penyidik tetap menghadapi segala upaya penghambatan dengan bijak dan sesuai prosedur KUHAP.
Iman juga menyinggung adanya mantan pejabat yang masih merasa menjadi pejabat dan mencoba memengaruhi proses hukum.
"Ya kalau adanya upaya-upaya atau mungkin sebagaimana teman-teman ketahui atau lihat, ada yang mantan pejabat yang masih merasa menjadi pejabat dan lain-lain, kami tetap berpedoman pada KUHAP," ujarnya.
Polisi Ajak Gunakan Instrumen Hukum
Iman mengajak semua pihak untuk menggunakan instrumen hukum sesuai ketentuan yang berlaku, bukan melalui narasi di media sosial.
"Bukan melalui narasi di media sosial, bukan melalui narasi-narasi provokatif yang sifatnya hoaks, atau yang sifatnya tidak benar.
Semua ketentuan prosedur ada rambu-rambunya. Kalau ada hal-hal yang merasa tidak tepat, ada mekanisme yang disebut praperadilan," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan proses hukum yang tidak sesuai prosedur, termasuk melalui pengawas internal kepolisian.
>>> Richard Muljadi Ditangkap atas Dugaan Penipuan Batu Bara Rp7 Miliar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meluruskan tudingan adanya kezaliman dalam penanganan kasus ini.
Update Terbaru
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel untuk Pelimpahan Tahap II
Senin / 22-06-2026, 13:08 WIB
Hasil Piala Dunia: Salah 1 Gol dan Assist, Mesir Hajar Selandia Baru
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Transformasi BUMN
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kriteria Demam pada Anak dan Cara Tepat Mengukur Suhu Tubuh
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Oppo Find X9 Ultra Resmi, Kamera 200MP Ganda Siap Saingi DSLR
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Pradita University Gandeng Ascott untuk Kuliah Living Laboratory
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kenaikan Harga BBM Dorong Penjualan Motor Listrik Indomobil Naik 4 Kali Lipat
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
3.761 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Steam Summer Sale 2026 Segera Hadir, Diskon Game Capai 95 Persen
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
4 Sepatu New Balance Berbahan Kulit Babi yang Wajib Kamu Tahu
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Negosiasi Teknis AS-Iran Rampung, Siapkan Deal Akhir Dalam 60 Hari
Senin / 22-06-2026, 13:01 WIB
Stasiun KRL JIS Diresmikan Hari Ini, Tepat di HUT ke-499 Jakarta
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Marc Marquez Akui Kini Jadi Penantang Gelar Juara MotoGP 2026
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Luca Marini Dukung Sanksi Larangan Balap untuk Marco Bezzecchi
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB






