Temuan tersebut memperlihatkan pengetahuan lokal tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menawarkan praktik pengelolaan lingkungan yang relevan untuk menjawab tantangan perubahan iklim.

Kolaborasi Ilmu Pengetahuan dan Kearifan Lokal Semakin Mendesak

Meski berkontribusi besar, masyarakat adat masih kerap diposisikan sebagai objek dalam program konservasi dan mitigasi perubahan iklim.

in1

Banyak kebijakan disusun tanpa melibatkan mereka secara penuh, berpotensi mengabaikan hak atas wilayah adat dan menghilangkan pengetahuan lokal.

Julio menilai pengetahuan masyarakat adat seharusnya tidak dipandang sebagai pengetahuan di luar sains, melainkan sebagai sistem pengetahuan yang melengkapi ilmu pengetahuan modern.

>>> Bupati Sigi beri tenggat kades lapor data rumah korban gempa hari ini

Integrasi kedua pendekatan diyakini mampu menghasilkan kebijakan iklim yang lebih komprehensif, adil, dan efektif.