Masyayikh Minta Munas-Konbes NU Hindari Materi Pemecah Tradisi
Para masyayikh Nahdlatul Ulama menggelar Ramah Tamah Masyayikh di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2026).
Pertemuan itu digelar menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para masyayikh yang terdiri dari alim ulama dan pengasuh pondok pesantren meminta agar Munas dan Konbes PBNU tidak membahas atau menetapkan materi yang berpotensi mengurangi, menggeser, atau menjauhkan hubungan historis, kultural, dan spiritual antara NU dengan para masyayikh dan pondok pesantren.
"Para masyayikh berharap dan memohon agar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama diselenggarakan dengan penuh kebijaksanaan, kehati-hatian, dan tanggung jawab," demikian pernyataan bersama yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Masyayikh adalah sebutan untuk para guru dengan karakteristik alim, alammah, dan dituakan. Sejumlah masyayikh yang hadir antara lain KH Nurul Huda Jazuli, KH Anwar Manshur, KH A.
Kafabihi Mahrus, KH Ma'ruf Amin, KH Said Aqil Siroj, KH Muhammad Khalil As'ad, KH Abdullah Ubab Maimoen, KH Ali Akbar Marbun, KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Ali Kholil, KH Asep Saifuddin Chalim, KH Ah.
Syatibi Hambali, dan KH Mas'ud Masduqi.
Para masyayikh menegaskan pentingnya menjaga khittah, marwah, persatuan, dan keberlangsungan peran NU sebagai jam'iyah diniyah ijtima'iyah yang lahir dan berkembang dari lingkungan pesantren.
>>> Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
Penolakan terhadap Usulan Perubahan AHWA dan Rangkap Jabatan
Terkait Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), para masyayikh meminta agar mekanisme dan persyaratan pemilihan anggota AHWA tetap mempertahankan karakter forum keulamaan yang bertumpu pada kedalaman ilmu, keteladanan akhlak, keluasan pengabdian, dan pengakuan keulamaan di lingkungan NU.
Update Terbaru
Transmart Full Day Sale Minggu Ini: Diskon Rak Besi Rp 1 Jutaan
Sabtu / 20-06-2026, 22:46 WIB
PPIH: Haji asal Aceh meninggal di Tanah Suci bertambah jadi 15 orang
Sabtu / 20-06-2026, 22:44 WIB
Wapres AS: Tak Ada Bukti Iran Masih Tutup Selat Hormuz
Sabtu / 20-06-2026, 22:40 WIB
Amanah Aceh Libatkan Warga Kembangkan Melon Golden Alisha
Sabtu / 20-06-2026, 22:36 WIB
NPD Guncang Allo Bank Fest 2026, Debut di Panggung Festival
Sabtu / 20-06-2026, 22:31 WIB
Arsenal Juara Liga Inggris Setelah 22 Tahun, City Imbang
Sabtu / 20-06-2026, 22:31 WIB
Wamen ATR/BPN: Memuliakan sungai berarti memuliakan negara
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Rusia Klaim Gagalkan Serangan Drone Ukraina ke Kilang Minyak Tyumen
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Pemeliharaan Berkala di Tol Jakarta-Cikampek
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Ronaldinho Dikabarkan Gabung Klub Divisi Tiga Italia Ravenna FC
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Kekeringan
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
Wapres Gibran: Pembangunan di Papua Jadi Prioritas Pemerintah
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
PNM Raih Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
Amazfit Helio Strap Pro Hadir dengan Sensor Pinggang untuk Analisis Gerakan
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB






