"Di tingkat putra, tingkat putri, potensi atlet kita cukup baik.

>>> DPR Terima Aspirasi Mahasiswa, Akan Diteruskan ke Pemerintah

in1

Terutama kalau kita lihat di SEA Games kemarin di Asia Tenggara, Indonesia menjadi salah satu negara yang MMA-nya yang sangat berkembang," ujarnya.

Pada kompetisi regional Asia Tenggara tersebut, performa tim Merah Putih sangat mendominasi dengan menyapu bersih medali bagi seluruh delegasi yang dikirimkan.

"Kemarin dari tujuh atlet di SEA Games yang kita berangkatkan, lima masuk final. Dan hasil akhirnya kita satu emas, lima perak, dua perunggu.

Itu hasilnya sangat luar biasa. Dari tujuh atlet yang berangkat, tujuh-tujuhnya bawa medali pulang," kata Tommy.

Kendati demikian, peta persaingan di Asian Games dipastikan jauh lebih berat seiring hadirnya negara-negara kuat dari kawasan Asia Tengah.

"Tapi kembali di Asian Games berat-berat, apalagi negara-negara Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, ya China itu berat semua. Tapi saya rasa atlet kita siap untuk menghadapi mereka," ujarnya.

Regenerasi Lewat Kejurnas

Sebagai langkah regenerasi jangka panjang, PB Pertacami juga menggelar Kejuaraan Nasional MMA 2026 di Bogor untuk menjaring potensi-potensi baru dari berbagai daerah.

"Jadi Kejurnas ini selain agar atlet MMA punya tempat untuk menyalurkan bakat dan juga membuktikan hasil latihan mereka.

Tapi paling penting juga kami sedang menjaring talent, mencari bakat supaya nanti bisa mewakili Indonesia dalam ajang-ajang internasional seperti para senior mereka sebelumnya," kata Tommy.

Kejuaraan tingkat nasional ini berlangsung selama dua hari pada Jumat hingga Sabtu, 19-20 Juni 2026.

>>> PLN EPI Targetkan Serap 10 Juta Ton Biomassa pada 2030

Kompetisi ini diikuti oleh 129 peserta dari 12 provinsi serta puluhan klub yang bertanding mulai dari kelompok usia hingga kategori senior.