Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, menyebut kegagalan timnya meraih kemenangan di laga perdana Piala Dunia 2026 disebabkan oleh masalah emosi, bukan taktik.

Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo pada pertandingan Grup K yang digelar Kamis (18/6).

in1

>>> OJK Proyeksikan 41 Perusahaan Asuransi Syariah Berdiri Mandiri

Sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Joao Neves, Portugal harus puas berbagi angka setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama.

Meski mendominasi penguasaan bola di babak kedua, Portugal gagal mencetak gol tambahan.

Evaluasi Martinez

Martinez menilai performa anak asuhnya menurun akibat kendala psikologis saat menghadapi pertahanan lawan.

"Emosi berdampak negatif pada performa kami di babak kedua. Kami berhenti mengambil risiko, berhenti mencari ruang, dan berhenti mencapai sepertiga akhir lapangan," ujar Martinez.

>>> Timnas Spanyol Siap Ubah Lini Serang Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Ia menekankan bahwa dinamika turnamen besar seperti Piala Dunia selalu ditentukan oleh detail-detail kecil.

"Ini lebih merupakan masalah emosi daripada soal taktik, tapi ya beginilah Piala Dunia," tambahnya.

Meski hasil kurang memuaskan, Martinez mengingatkan bahwa peluang lolos ke fase gugur masih terbuka lebar.

Ia mencontohkan Argentina yang kalah di laga perdana lalu menjadi juara, serta Spanyol yang sempat kesulitan di awal turnamen 2010 namun akhirnya juara.

>>> ILUNI UI Resmi Luncurkan UI Half Marathon 2026, Targetkan 7.000 Pelari

"Kami baru memainkan satu laga. Kami akan mengevaluasi dan meningkatkan performa," tutup Martinez.