Tim nasional Spanyol bersiap melakukan perubahan di lini depan menjelang laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi pada Minggu (21/6/2026).

Langkah ini diambil untuk meningkatkan produktivitas gol setelah hasil imbang tanpa gol saat melawan Cape Verde di Atlanta pada Senin (15/6/2026).

in1

>>> ILUNI UI Resmi Luncurkan UI Half Marathon 2026, Targetkan 7.000 Pelari

Hasil tersebut membuat persaingan di Grup H semakin ketat karena seluruh tim kini sama-sama mengoleksi satu poin.

Perombakan di Lini Depan

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mempertimbangkan untuk memasang Lamine Yamal dan Nico Williams sebagai starter menggantikan Gavi serta Ferran Torres.

Keputusan ini diambil setelah penyerang Mikel Oyarzabal kesulitan mendapatkan bola dan tim gagal mengonversi penguasaan bola menjadi peluang berbahaya.

Pemain depan Spanyol, Lamine Yamal, menilai hasil imbang pada laga perdana bukanlah kegagalan besar.

>>> Gus Ipul Tinjau Lokasi Penutupan Konbes NU 2026 di Bangkalan

"Banyak yang mempermasalahkan hasil imbang, padahal banyak tim lain juga mengalami hal yang sama. Itu tidak berarti apa-apa," kata Yamal.

Pemain berusia 18 tahun itu menambahkan bahwa kemenangan besar di awal turnamen tidak menjamin kesuksesan jangka panjang.

"Menang 6-0 di pertandingan pertama juga tidak menjamin apa pun. Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan di fase gugur," tambah Yamal.

Di sisi lain, Arab Saudi menghadapi laga ini dengan kepercayaan diri tinggi di bawah asuhan pelatih Georgios Donis setelah berhasil menahan imbang Uruguay 1-1.

>>> BBKSDA Riau Dorong Mitigasi Jalur Satwa Liar Usai Tapir Mati Tertabrak

Tim tersebut juga didukung rekor sejarah positif saat bermain di Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994.