KPAI Minta Pemprov DKI Tempatkan Petugas di RPTRA untuk Cegah Kekerasan Anak
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menempatkan petugas piket di setiap Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
Langkah ini dinilai penting untuk mengawasi aktivitas anak dan mencegah potensi kekerasan.
>>> Polri Akan Periksa Istri Frans Antoni Terkait Jaringan Fredy Pratama
Anggota KPAI Diyah Puspitarini mengatakan bahwa pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan kamera CCTV.
"KPAI memberikan masukan kepada Pemprov DKI agar di setiap RPTRA ada pengawasan selain CCTV, yakni petugas yang piket agar bisa mengawasi kejadian di lapangan," ujarnya di Jakarta, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan menanggapi kasus perundungan terhadap seorang anak berkebutuhan khusus di Jakarta Pusat.
Proses Hukum Pelaku Anak
KPAI juga meminta aparat penegak hukum untuk mematuhi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dalam memproses dua pelaku anak.
"Proses hukum tetap berjalan sesuai dengan Undang-Undang SPPA," kata Diyah Puspitarini.
>>> Analis Proyeksikan Kinerja Saham BEEF Tumbuh Berkat Daging Impor
Sebelumnya, seorang anak berinisial MW (6) mengalami perundungan oleh dua remaja berusia 17 tahun dan 12 tahun di RPTRA Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/6).
Korban ditemukan tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSCM untuk perawatan intensif.
"Kejadian di lingkungan RPTRA dan anak pelaku sengaja melakukan bullying sampai membawa anak korban ke dekat tiang listrik.
Anak korban pingsan dan menjalani rawat inap serta sempat koma di RSCM, namun saat ini sudah kembali ke rumah," jelas Diyah.
>>> Dunia Otomotif: Motor Lokal Gazgas hingga Strategi Manufaktur Global
Unit Pelaksana Teknis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPPA) Provinsi DKI telah melakukan penjangkauan, termasuk psikoedukasi, pendampingan sosial, dan konsultasi hukum bagi keluarga korban.
Update Terbaru
Komnas Perempuan Desak Hentikan Militerisasi di Papua yang Perparah Kekerasan
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
Pakar ITB: B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor Solar
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
WhatsApp Bantah Gunakan Warna Kontak sebagai Penanda Blokir
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
Federasi Sepak Bola Iran Gugat Aturan Perjalanan AS ke FIFA
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
BukuWarung Salurkan Pembiayaan Produktif bagi Ribuan Merchant UMKM
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
Jalur Sepeda di Palangka Raya Diapresiasi Pesepeda
Jumat / 19-06-2026, 19:40 WIB
Fayzullaev, Pencetak Gol Bersejarah Uzbekistan yang Tolak Julukan Messi Baru
Jumat / 19-06-2026, 19:40 WIB
Daur Ulang Bukan Jawaban: Temuan Ini Bisa Mengubah Segalanya
Jumat / 19-06-2026, 19:36 WIB
Allo Bank Festival 2026 Digelar Besok, Persiapkan Hal Ini
Jumat / 19-06-2026, 19:36 WIB
Menpora: Prabowo Dorong Pembentukan Akademi Olahraga dari SD hingga SMA
Jumat / 19-06-2026, 19:36 WIB
Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Business Development Officer untuk Fresh Graduate
Jumat / 19-06-2026, 19:36 WIB
Pemerintah Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Mulai Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:36 WIB
Dirut BPJS TK: Program Perisai Makassar Layak Jadi Percontohan Nasional
Jumat / 19-06-2026, 19:35 WIB
Fisikawan Berhasil Ciptakan Jam Nuklir Pertama di Dunia
Jumat / 19-06-2026, 19:35 WIB






