Pernahkah Anda mendengar bunyi 'kretek' saat meregangkan tubuh? Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang diungkap oleh dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, dr. Jansen Lee.

Dalam acara Ageless Festival di Jakarta, Sabtu (13/06), dr. Jansen menjelaskan bahwa bunyi tersebut berasal dari pelepasan gas nitrogen yang terperangkap di dalam sendi.

in1

>>> Pasar Global Menanti Sinyal Kebijakan Perdana Ketua The Fed Kevin Warsh

Kantong sendi manusia memiliki tekanan negatif yang menarik gas dari aliran darah, seperti oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen.

Saat sendi digerakkan, perubahan tekanan mendadak memicu suara tersebut.

"Jadi sebenarnya itu adalah gas nitrogen dalam tubuh yang terperangkap dalam sendi," ujar dr. Jansen dalam sesi talkshow bertajuk "Rahasia Atur Postur Tubuh biar Tetap Awet Muda".

Komposisi gas dalam tubuh manusia didominasi nitrogen, mirip dengan atmosfer bumi. "Dalam darah kita ada banyak gas.

98% gas di udara adalah nitrogen, sisanya oksigen dan karbon dioksida," tambahnya.

>>> Umat Hindu Rayakan Hari Raya Galungan 17 Juni 2026

Perubahan volume rongga sendi saat beraktivitas menciptakan tekanan tinggi instan yang melepaskan akumulasi gas. "Ketika kita lipat, terjadi tekanan tinggi mendadak sehingga menyebabkan bunyi krek," jelas dr. Jansen.

Regangan membuat ruang sendi lebih longgar, sehingga tubuh terasa lebih ringan. "Rasanya enak karena sendinya jadi longgar," sebutnya.

Meskipun sering dikhawatirkan merusak tulang, penelitian medis selama 20 tahun membuktikan kebiasaan ini tidak menyebabkan perbedaan kerusakan antara tangan yang sering dikretekkan dan yang tidak.

Namun, kondisi sendi yang melonggar setelah berbunyi justru meningkatkan risiko cedera jika langsung melakukan aktivitas fisik berat yang dinamis.

"Setelah kretek, sendi lebih longgar. Jika langsung olahraga kompetitif, risiko cedera lebih besar," kata dr. Jansen.

>>> Polri Ungkap Peran Frans Antoni sebagai Pengendali Keuangan Jaringan Fredy Pratama

Olahraga kompetitif yang dimaksud meliputi cabang permainan dengan pergerakan eksplosif dan perubahan arah cepat. Peringatan serupa berlaku bagi yang baru menjalani pijat kretek seluruh tubuh.