Piala Dunia 2026 Dongkrak Trafik Konten Emiten Digital dan Penyiaran
Gelaran Piala Dunia 2026 yang telah berlangsung selama sepekan mulai memberikan efek terhadap sejumlah emiten dalam ekosistem penyiaran dan layanan digital di Indonesia.
Meski mampu meningkatkan trafik pengguna dan konsumsi konten digital, para analis menilai dampak terhadap kinerja keuangan masing-masing perusahaan akan berbeda-beda.
>>> Airlangga Hartarto Respons Penurunan Status Arus Informasi oleh MSCI
TVRI selaku pemegang lisensi siaran menggandeng PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) untuk menghadirkan layanan Over The Top (OTT).
IRSX menyediakan streaming via aplikasi FolaPlay, sedangkan keterlibatan TLKM melalui platform OTT MAXStream yang dikelola oleh anak usahanya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Selain itu, IRSX memperluas kolaborasi dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui layanan internet broadband IRA – Internet Rakyat, serta terhubung dengan ekosistem PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) lewat GoPay.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai momentum turnamen ini berpotensi menjadi katalis positif bagi emiten yang terlibat langsung dalam penyiaran maupun layanan pendukung.
Menurutnya, IRSX menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan karena berperan sebagai mitra OTT resmi TVRI untuk penayangan pertandingan melalui platform FolaPlay.
“Momentum ini menjadi revenue generator bagi IRSX karena pendapatannya berasal dari penjualan paket premium dan layanan digital yang dimonetisasi langsung kepada pengguna,” jelasnya kepada Kontan, Jumat (19/6/2026).
Nafan menilai kolaborasi IRSX dengan GoPay dan WIFI menunjukkan strategi akuisisi pengguna yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, platform digital hingga sistem pembayaran.
Dampak bagi TLKM Diproyeksikan Terbatas
Di sisi lain, Equity Research Analyst Christian Sitorus berpandangan penyelenggaraan turnamen tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), walau mampu menaikkan engagement digital.
Update Terbaru
Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Verbal
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Pakar: Indonesia Berpeluang Jadi Pionir Penerapan Biodiesel Campuran Tinggi
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Kanselir Jerman Tolak Penambahan Utang dalam Anggaran Uni Eropa
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Mendagri Teken SKB Percepat Program Pembangunan 3 Juta Rumah
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Daging Ayam Peternak Lokal
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Indonesia dan Korea Selatan Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Smart Factory
Jumat / 19-06-2026, 21:00 WIB
Kuasa Hukum: Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam Kondisi Sehat
Jumat / 19-06-2026, 20:56 WIB
Portronics Aero 10: Power Bank 10.000mAh dengan Kabel Type-C Bawaan
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
OJK Setujui Dua Perusahaan Pergadaian Daerah Ekspansi ke Tingkat Nasional
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Pakar UMY: Penghentian Sementara SPPG Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Dani Olmo: Barcelona Tak Khawatir dengan Aktivitas Transfer Real Madrid
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Doa dan Dzikir Setelah Salat Tahajud
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Regulasi Pemain Muda Super League Tak Dihapus, Hanya Dikonversi
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Iran Protes ke FIFA Soal Pembatasan Persiapan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB






