PWNU Jateng dan DIY Tolak Pembatasan Anggota Ahwa Menjelang Muktamar ke-35
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-DI Yogyakarta dan Jawa Tengah menggelar forum Mujalasah di Magelang pada Rabu (17/6/2026).
Forum tersebut menghasilkan lima pernyataan sikap sebagai respons terhadap dinamika menjelang Muktamar ke-35 NU.
>>> Menelusuri Sejarah April Mop dari Berbagai Teori Dunia
Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Rais Syuriyah PWNU DI Yogyakarta KH Mas'ud Masduki dan Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh.
Salah satu poin utama adalah penolakan terhadap usulan pembatasan keanggotaan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang hanya berasal dari unsur pengurus syuriyah.
Pembatasan itu dinilai akan menutup kesempatan bagi kiai sepuh, masyayikh, mustasyar, dan pengasuh pesantren yang memiliki kapasitas keulamaan luas.
Forum juga menolak penerapan konsep zonasi dalam pengajuan calon anggota Ahwa.
Zonasi dianggap menggeser posisi Ahwa dari lembaga berbasis otoritas keilmuan menjadi representasi wilayah administratif.
Menurut forum, maqam Ahwa seharusnya bertumpu pada kualitas kealiman, keteladanan, kearifan, integritas, dan penerimaan umat.
Terkait struktur organisasi, forum menolak usulan perubahan kedudukan Rais Aam menjadi pemimpin tertinggi tunggal.
>>> Muhammad Kiandra Ramadhipa Ungkap Tantangan Berat di Moto3 Junior World Championship
Perubahan itu dinilai tidak sesuai dengan prinsip musyawarah dalam NU.
Forum juga menolak gagasan agar Ketua Umum PBNU ditunjuk langsung oleh Rais Aam tanpa melalui pemilihan di Muktamar.
Gagasan tersebut dianggap bertentangan dengan desain awal Jam'iyah NU sebagai organisasi yang menjunjung musyawarah dan mandat Muktamar.
Di sisi lain, forum memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Peraturan Perkumpulan (Perkum) untuk tata kelola aset strategis NU.
Aset seperti konsesi tambang dan platform digital Digdaya harus dikelola secara transparan dan tidak boleh bersifat personal atau spekulatif.
Forum juga menyatakan dukungan resmi terhadap penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
>>> Pemprov Jabar Dukung Penuh Nobar Piala Dunia 2026
Mereka menolak segala bentuk rekayasa aturan, penguncian mekanisme, atau praktik jegal-menjegal yang mencederai marwah Muktamar.
Update Terbaru
Oppo Reno 16 Series Resmi Meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Amar Bank Catat Pertumbuhan Kredit Digital 30,62% di Tengah Persaingan Ketat
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Arsenal vs Coventry City Buka Liga Inggris 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:15 WIB
Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis Ukraina
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Dokter: Bayi Prematur Lebih Berisiko Alami Gangguan Ginjal
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru, Target Juara Musim 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Kepala BNPB Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sulteng, Bantuan Disalurkan
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Suporter Meksiko dan Korea Selatan Tunjukkan Kehangatan di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Kate Middleton Hadiri Royal Ascot 2026 dengan Gaun Kuning Lemon Daur Ulang
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Hyundai Kona Generasi Ketiga Hadir dengan Desain Kotak pada 2028
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Lenovo ThinkPad Siap Hadapi Kondisi Ekstrem Berkat Standar Militer dan AI
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Studi: Makanan Ultra-Olahan pada Balita Turunkan IQ Anak
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Sinopsis Speed Racer, Bioskop Trans TV 19 Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
OPPO Reno16 Pro Series Hadir dengan Model Pro Mini dan Reno16c di India
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB






