Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka akses pendidikan gratis melalui Program Sekolah Kemitraan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Program ini menyasar calon peserta didik dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

>>> Kesepakatan AS-Iran Buka Aliran Puluhan Juta Barel Minyak ke Asia

Sebanyak 139 SMA dan SMK swasta di Jawa Tengah menjadi mitra program ini.

Total daya tampung mencapai 5.004 kursi, terdiri dari 56 SMA swasta dan 83 SMK swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menyatakan bahwa pemerintah menggratiskan biaya pendidikan bagi 231.724 siswa atau setara 40,83 persen lulusan SMP sederajat.

Fasilitas ini disalurkan melalui SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri tanpa pungutan biaya kepada siswa atau orang tua.

Fasilitas dan Syarat Program

Siswa yang lolos program mendapatkan fasilitas penuh tanpa biaya tambahan, meliputi SPP, iuran wajib, buku pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta akses laboratorium dan perpustakaan.

Pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per murid per tahun untuk program ini. Sekolah mitra dilarang memungut biaya apa pun dari siswa penerima manfaat.

Calon peserta didik wajib berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk Desil 1-4 DTSEN, mengikuti SPMB Jawa Tengah 2026, mendaftar melalui Jalur Afirmasi, dan memenuhi persyaratan administrasi.

>>> Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dengan Bodi Tipis 6,9 mm di Indonesia

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman spmb. jatengprov.

go. id.

Jadwal pengajuan akun dimulai 3-12 Juni 2026, pendaftaran sekolah 15-18 Juni, pengumuman hasil seleksi 21 Juni, dan daftar ulang 22-25 Juni 2026.

Selain kemitraan swasta, Pemprov Jateng juga menyediakan model boarding school di SMKN Jateng Semarang (120 kursi), SMKN Jateng Pati (72 kursi), dan SMKN Jateng Purbalingga (96 kursi).

Model semi boarding school dilaksanakan di 15 SMK Negeri di 15 kabupaten dengan total 471 kursi. Seluruh siswa dibebaskan dari biaya operasional maupun personal.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen vital dalam mengentaskan kemiskinan.

>>> Ducati Indonesia Resmi Luncurkan DesertX V2 di Jakarta

Jalur afirmasi diperluas karena banyak anak yang terpaksa bekerja setelah lulus SMP akibat kendala biaya.