Dukungan terhadap Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menguat menjelang Muktamar NU ke-35.

Tokoh muda NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Nasaruddin Umar.

in1

>>> Kilang Asia Timur Genjot Ekspor Bahan Bakar Jelang Normalisasi Selat Hormuz

Ia juga mendorong KH Said Aqil Siradj untuk mengisi posisi Rais Aam PBNU.

Nasaruddin Umar saat ini menjabat Menteri Agama di kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Said Aqil Siradj adalah ulama senior lulusan Universitas Ummul Qura, Makkah.

"Keduanya profesor asli, ulama tulen, cendekia sejati yang bisa mengharumkan NU di panggung global.

NU ini kaya tokoh, jangan sampai yang tampil justru yang itu-itu saja karena faktor politik," ujar Gus Lilur.

Gus Lilur juga mengkritik figur-figur yang memanfaatkan simbol kesantrian tanpa kedalaman ilmu demi mengejar karier politik.

Menurut kiai kampung asal Situbondo itu, muktamar kali ini harus menjadi momentum pemurnian organisasi.

"Ini bukan soal hari ini saja. Ini soal masa depan NU dan umat.

Kita mau kembali ke jalan ulama, atau terus terseret arus kekuasaan, itu yang sedang dipertaruhkan," tegasnya.

Ia menambahkan, di tengah gejolak geopolitik global dan kerentanan kohesi sosial dalam negeri, PBNU yang memiliki lebih dari seratus juta warga memikul tanggung jawab moral besar bagi keutuhan bangsa.

>>> Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Rilis Find X9 Series

"Di tengah kondisi geopolitik global yang bergolak dan kerentanan kohesi sosial dalam negeri, NU sebagai organisasi dengan lebih dari seratus juta warga memikul tanggung jawab moral yang besar.