Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IKP) Agus Harimurti Yudhoyono menekankan pentingnya perhatian terhadap fasilitas toilet di sekolah-sekolah yang menjalani rehabilitasi dan renovasi melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

"Yang tidak boleh dilupakan dan sering tertinggal justru adalah toiletnya, kamar mandinya, karena seringkali ditemui sekolah-sekolah tidak mempunyai toilet yang layak," kata AHY di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat.

in1

>>> Diskominfo Kota Malang Lindungi Pelajar SRMP dari Judol Lewat Program SAPULIDI

AHY menyatakan bahwa infrastruktur sekolah atau madrasah yang masuk dalam program PHTC harus memperhatikan kebutuhan mendasar seperti toilet, air bersih, dan sanitasi lingkungan.

"Infrastruktur sekolah itu bukan hanya bangunan intinya saja seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan tapi juga ekosistem serta fasilitas pendukung," ujarnya.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang sangat membutuhkan, seperti daerah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) termasuk wilayah perbatasan.

>>> Tiga KEK Manufaktur Terbesar Perluas Lahan, Investasi Rp 557 Triliun Mengantre

Menurut AHY, kondisi di daerah-daerah tersebut umumnya paling memerlukan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Pusat.

"Kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan. Jadi nanti anggaran yang tersedia dialokasikan itu bisa kita fokuskan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas yang sifatnya mendasar," katanya.

Proyek rehabilitasi dan renovasi PHTC Madrasah menyasar sebanyak 1.397 sekolah di seluruh Indonesia dengan anggaran mencapai Rp4 triliun.

>>> Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Ceko 2026 Meski Jatuh

PHTC merupakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.