Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 2 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu (14/6).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur pendidikan menjelang Tahun Ajaran Baru 2026-2027.

>>> AC Milan Sepakati Kontrak Ruben Amorim untuk Gantikan Allegri

Dalam sidak tersebut, Dody mendapati proyek di Sukoharjo telah masuk zona hijau atau berjalan sesuai target perencanaan.

Kendala awal berupa kerusakan jalan desa akibat kendaraan berat proyek berhasil diatasi oleh pihak pengembang.

"Hampir di semua tempat yang menggunakan akses publik selalu menemui kendala serupa. Jalan desa atau kabupaten biasanya bukan jalan yang layak dilewati alat berat.

Oleh karena itu, para penyedia jasa (kontraktor) memang harus mengeluarkan upaya ekstra, semacam CSR, untuk menyiapkan atau memperbaiki jalan kerjanya terlebih dahulu," ujar Dody.

Hambatan logistik serupa juga ditemukan di wilayah lain yang memaksa kontraktor melakukan penyesuaian infrastruktur. Hal itu dilakukan demi kelancaran proyek dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Secara nasional, pembangunan Sekolah Rakyat rata-rata telah mencapai 78 persen.

Kementerian PU memprioritaskan fungsi utama gedung SD, SMP, dan SMA agar siap pakai pada pertengahan Juli, dengan target fisik di Sukoharjo melampaui 90 persen.

"Kita tetap optimistis.

Minimum gedung SD, SMP, dan SMA bisa kita selesaikan dulu agar adik-adik bisa masuk ke sekolah yang baru di tahun ajaran baru pada Juli nanti.

Kalaupun ada beberapa tempat yang belum 100 persen tuntas, minimal harus sudah fungsional," tegas Dody.

Dalam tinjauan tersebut, Dody melakukan pengecekan langsung ke area belakang bangunan untuk melihat kondisi riil proyek. "Makanya saya tadi langsung ke belakang.