Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat 2 di Sukoharjo, Pastikan Kesiapan Tahun Ajaran Baru
Saya biasanya melihat bagian paling akhir untuk mengecek di mana letak masalahnya. Kalau di depan kan tidak kelihatan, di belakang baru ketahuan kondisinya seperti apa," jelasnya.
Momen sidak juga diwarnai oleh para pekerja proyek yang menghampiri menteri untuk berfoto bersama dan memberikan komitmen kerja.
>>> Uruguay vs Arab Saudi Buka Grup H Piala Dunia 2026 di Miami
"Kami selesaikan pekerjaan sesuai target," ujar salah satu pekerja bangunan.
Penyelesaian proyek di Pulau Jawa kini berada pada fase arsitektural dan finishing yang membutuhkan detail serta tenaga kerja terampil.
"Fase ini membutuhkan waktu paling lama karena sangat bergantung pada detail dan ketersediaan tenaga kerja terampil," papar Dody.
Sementara itu, pengerjaan Sekolah Rakyat di luar Pulau Jawa menghadapi kendala berbeda, terutama terkait pemetaan akses pengiriman logistik.
"Masalahnya ada pada akses jalan logistik dari pelabuhan atau bandara terdekat sampai ke titik lokasi Sekolah Rakyat.
Setiap tempat punya masalah sendiri, dan satu per satu kita cari solusinya agar akhir Juni ini benar-benar bisa selesai," tambah Dody.
Proyek Sekolah Rakyat bermodel asrama gratis ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis memutus kemiskinan ekstrem melalui akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
"Sesuai arahan Pak Presiden, cara paling gampang memutus kemiskinan ekstrem adalah dengan menyekolahkan putra-putri mereka. Bapak ibunya mungkin petani atau buruh, tapi anak-anaknya bisa jadi sarjana dan sukses.
Semuanya gratis; asrama, baju, alat tulis, hingga laptop diberikan," papar Dody.
Project Manager Sekolah Rakyat 2 Kabupaten Sukoharjo, Mochammad Safirul Kamil, mengonfirmasi data kemajuan fisik proyek per tanggal 14 Juni telah menyentuh angka 82,46 persen.
"Kami masih optimistis sampai dengan tanggal 20 Juni bisa selesai, dan fungsional pada tanggal 1 Juli agar adik-adik kita bisa segera melakukan kegiatan belajar mengajar di sini," ujarnya.
Pihak manajemen proyek mengerahkan total 800 pekerja yang terdiri dari 300 tenaga lokal dan 500 tenaga non-lokal untuk mempercepat pengerjaan.
>>> Saham Wall Street Menguat Berkat SpaceX dan Damai AS-Iran
"Mereka bekerja dalam tiga sif setiap harinya, mulai dari pagi hingga pergantian hari di pukul 12 malam," papar Mochammad Safirul Kamil.
Update Terbaru
Pembaruan Firmware Galaxy Watch 8 dan Watch 7 Tersedia di AS
Selasa / 16-06-2026, 17:50 WIB
Kronologi Konflik Son Heung-min dan Media Korea Selatan Jelang Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 17:49 WIB
Mengapa Orang Barat Cebok Pakai Tisu Bukan Air? Ini Jawabannya
Selasa / 16-06-2026, 17:48 WIB
Samuel Balinsa Resmi Tinggalkan Arema FC, Kontrak Tak Diperpanjang
Selasa / 16-06-2026, 17:48 WIB
Uus Disorot Usai Balas Kritik Netizen soal Konten Kartika Wijaksana
Selasa / 16-06-2026, 17:45 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dimulai 15 Juli 2026
Selasa / 16-06-2026, 17:44 WIB
Polisi Ajak Warga Kalibaru Ciptakan Lingkungan Kondusif
Selasa / 16-06-2026, 17:44 WIB
Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony untuk Gaming
Selasa / 16-06-2026, 17:40 WIB
Tim SAR Evakuasi Tiga Pendaki Kelelahan dan Cedera di Gunung Klabat
Selasa / 16-06-2026, 17:35 WIB
Daop 6 Yogyakarta Catat 72.596 Penumpang Saat Libur Tahun Baru Islam
Selasa / 16-06-2026, 17:34 WIB
PLN UID Sulselrabar Catat 369 Pelanggan Baru Agrikultur pada Mei 2026
Selasa / 16-06-2026, 17:28 WIB
Audi A6 Allroad Terbaru Hadir dengan Fender Lebar ala RS6
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB
Bulog Lhokseumawe Siapkan Pasokan Pangan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB
Jamaah Haji Aceh Wafat Bertambah Jadi 10 Orang, Satu Meninggal di Madinah
Selasa / 16-06-2026, 17:20 WIB






